Minggu, 19 Juli 2026

Heboh Serangan Bakteri 'Pemakan Daging' di Jepang, Simak Penjelasan, Gejala, dan Cara Mencegahnya

Photo Author
Vanessa Felicia, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 22 Juni 2024 | 14:15 WIB
Ilustrasi: Bakteri 'Pemakan Daging' Menyerang Jepang ( pixabay/geralt)
Ilustrasi: Bakteri 'Pemakan Daging' Menyerang Jepang ( pixabay/geralt)

SketsaNusantara.id – Dilaporkan wabah bakteri "pemakan daging" sedang marak menyerang di Jepang.

Kementrian Kesehatan Jepang telah melaporkan 977 kasus, dengan 77 orang meninggal tak lama setelah terinfeksi.

Penyakit ini disebut bernama sindrom syok toksik streptokokus atau STSS.

Baca Juga: Rekom Pertama Turun, DPP NasDem Tunjuk Gus Fawait Jadi Calon Bupati Jember di Pilkada Serentak

Hingga 9 Juni lalu, ada 1.019 kasus STSS dengan angka kematian hingga 30%-nya.

Ken Kikuchi, profesor penyakit menular di Tokyo Women's Medical University, menjelaskan dengan tingkat infeksi saat ini, jumlah kasus di Jepang bisa mencapai 2.500 pada tahun ini.

Bahkan sebagian besar kemarian dilaporkan terjadi 48 jam setelah terinfeksi.

 Baca Juga: Geger! Beredar Video Aksi Perundungan Terjadi di Jember Hingga Bikin Warganet Geram, Begini Tanggapan dari Pihak Kepolisian

Institut Penyakit Menular Nasional Jepang merilis penilaian risiko telah meningkat sejak Juli 2023 dan menginformasikan bahwa kebanyakan pasien yang rentan berusia di bawah 50 tahun.

Seorang pasien dilaporkan menyadari adanya pembengkakan di kaki di pagi hari yang kemudian meluas hingga ke lutut pada siang hari, dan korban dilaporkan meninggal dalam waktu 48 jam.

Dilansir dari kanal YouTube dr. Sasa, bakteri pemakan daging adalah Streptococcus Grup A yang menyebabkan terjaidnya infeksi kulit.

Baca Juga: Sarkas, Komika Bintang Emon Sindir Netizen yang Selalu Kritik Kinerja PJ Gubernur Jakarta: PJ Heru itu Baik, tapi...

Ternyata ini adalah bakteri yang sama yang menyebabkan radang tenggorokan.

Kemunculan infeksi bisa terjadi ketika bakteri mencapai aliran darah. 

Halaman:

Editor: Rizqillah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X