SketsaIndonesia.id - Netizen dihebohkan dengan rencana Kominfo blokir aplikasi X, medsos milik Elon Musk menuai polemik. Benarkah ini adalah keputusan yang tepat?
Belum usai polemik ini, netizen dihebohkan lagi dengan kemunculan aplikasi medsos lokal, Elaelo, yang disiapkan untuk menggantikan Twitter atau X.
Elaelo merupakan aplikasi media sosial lokal Indonesia yang digadang-gadang sebagai pengganti potensial X ( yang dahulu dikenal sebagai Twitter).
Sejak rebranding Twitter menjadi X oleh Elon Musk, banyak pengguna mencari alternatif karena berbagai kebijakan kontroversial yang diberlakukan. Elaelo hadir dengan berbagai fitur yang menjadikannya menarik bagi pengguna media sosial yang menginginkan pengalaman serupa tetapi dengan nuansa lokal yang kuat.
Dilansir SketsaNusantara.id dari laman elaelo.id, di beranda pembuka tampak jelas tertulis "Welcome to elaelo - Medsos Lokal Pengganti X/Twitter."
Dari sisi fasilitas, Elaelo menawarkan sejumlah fitur yang mirip dengan platform media sosial populer lainnya. Pengguna dapat membuat postingan teks, foto, dan video, serta berinteraksi melalui komentar, like, dan share.
Salah satu fitur unggulannya adalah panggilan video yang tidak memerlukan nomor telepon, memungkinkan pengguna untuk berkomunikasi secara langsung tanpa harus membagikan informasi pribadi mereka.
Elaelo juga mengutamakan privasi dan keamanan pengguna. Sementara itu, sistem verifikasi akun membantu memastikan bahwa interaksi di platform lebih aman dan dapat dipercaya. Selain itu, Elaelo menyediakan berbagai filter konten dan kontrol privasi yang memungkinkan pengguna mengatur siapa saja yang dapat melihat atau berinteraksi dengan konten mereka.
Baca Juga: Pengguna Aplikasi X Ngamuk Karena Kominfo Ancam Lakukan Pemblokiran Platform, Ada Apa?
Elaelo diluncurkan sebagai tanggapan atas kebutuhan akan platform media sosial lokal yang dapat menyaingi raksasa global seperti Twitter dan Threads.
Berawal dari inisiatif beberapa pengembang Indonesia yang melihat potensi besar dalam menciptakan ruang digital yang lebih sesuai dengan budaya dan kebutuhan lokal, Elaelo terus berkembang dan mendapatkan basis pengguna yang setia.
Sejak peluncurannya, Elaelo mengalami peningkatan signifikan dalam jumlah pengguna. Hal ini didorong oleh berbagai kebijakan baru X yang membatasi pengalaman pengguna, seperti pembatasan jumlah twit yang bisa dibaca per hari dan kebijakan lain yang membuat banyak pengguna beralih ke platform lain.
Elaelo tidak hanya meniru fitur-fitur yang ada di X, tetapi juga berinovasi dengan menambahkan elemen yang lebih disukai oleh pengguna lokal.
Artikel Terkait
Gibran dan Selvi Nonton JKT48 di Latihan Pestapora Solo, Netizen Galfok ke Anak Jokowi: Mas Gibran Mirip Dave Stanley
Siapa Nama Asli Teyeng Wakatobi? Sosok Selebgram Asal Pati yang Dituding Jadi Provokator Kasus Pengeroyokan Bos Rental Mobil di Sukolilo
Usai Viral Euis Ida Wartiah yang Olok-Olok Guru Honorer Minta Maaf, Ngaku Tidak Ada Niatan, Nama Ketum Golkar Diseret
TOLAK! Dinilai Mengancam Kemaslahatan Umat, Kader Hijau Muhammadiyah Desak Muhammadiyah Tolak Konsesi Tambang Untuk Ormas Keagamaan
Lama Tak Muncul dan Didiagnosis Kanker, Akhirnya Kate Middleton Muncul Depan Publik, Penampilannya Kini...
Terjerat Pinjol, Seorang Karyawati Nekat Curi 143 Ponsel Hingga Rugikan Perusahaan Ratusan Juta Rupiah