Kamis, 4 Juni 2026

Dibangun untuk Asian Games, LRT Ini Jadi yang Pertama di Indonesia

Photo Author
Irma Agustiana, Sketsa Nusantara
- Selasa, 11 Juni 2024 | 21:38 WIB
LRT Palembang sedang beroperasi    (instagram @lrtsumselofficial)
LRT Palembang sedang beroperasi (instagram @lrtsumselofficial)

SketsaNusantara.id - Perkembangan transportasi di Indonesia pada saat ini terbilang cukup pesat, dengan fokus pembangunan dan mobilitas pada pemerintahan sekarang mendorong terjadinya hal tersebut.

Sistem transportasi di Indonesia dewasa ini sangat beragam, mulai dari kereta api, bus, kapal, pesawat, KRL, MRT, LRT, dan masih banyak lagi.

Salah satu pencapaian perkembangan transportasi baru di Indonesia adalah LRT (Lintas Rel Terpadu) atau dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Light Rail Transit.

Baca Juga: Kapan Pengumuman SNBT 2024? Ini Link yang Bisa Diakses untuk Cek Kelulusan

LRT sendiri mulai dibangun di Indonesia dengan tujuan memberikan sarana layanan publik di perkotaan dan mengurai kemacetan.

Salah satu LRT di Indonesia adalah LRT Sumsel atau Palembang, yang terletak di Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan.

Dilansir SketsaNusantara.id dari Website KPPIP, LRT Palembang dibangun dalam waktu 3 tahun, dari tahun 2015 dan selesai pada Agustus 2018.

Baca Juga: Di Mana Lokasi Beach Club Raffi Ahmad? 20 Ribu Petisi Tolak Pendirian, Rusak Lingkungan

Tujuan pembangunannya untuk mengurai kemacetan karena kota Palembang diproyeksikan akan mengalami kemacetan parah tahun 2019, selain itu juga untuk mendukung Asian Games 2018.

Pembangunan LRT dilaksanakan oleh Kemenhub dengan kontraktor BUMN PT. Waskita Karya. Total biayanya mencapai Rp. 12,5 Triliun dengan biaya dibebankan ke APBN.

LRT Palembang dioperasikan oleh PT. KAI Divre III Palembang dan merupakan sistem kereta ringan (LRT) modern pertama yang dibangun di Indonesia.

Baca Juga: Bikin Takjub, Fenomena Awan Berlubang di Langit Jember Viral di Media Sosial, Benarkah Karena Jejak UFO di Indonesia? Begini Penjelasan BMKG

LRT Palembang mempunya satu jalur dengan 13 stasiun, yang menghubungkan Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II menuju ke Jakabaring Sport City.

LRT Sumsel atau Palembang ini menggunakan sistem kereta layang tanpa batu ballast dan menggunakan lebar rel 1.067 mm dengan panjang total 23,4 kilometer.

Halaman:

Editor: Rizqillah

Sumber: kppip.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X