Minggu, 19 Juli 2026

Daebak! Serangan Balon Sampah Korea Utara Dibalas Korea Selatan Dengan Dentuman Musik K-Pop, Bentuk Diplomasi dan Soft Power

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Selasa, 11 Juni 2024 | 13:45 WIB
Balon sampah dari Korea Utara dibalas dentuman musik K-Pop Korea Selatan  (Endang Hartatik )
Balon sampah dari Korea Utara dibalas dentuman musik K-Pop Korea Selatan (Endang Hartatik )

 

SketsaNusantara.id - Aksi balas-balasan antara Korea Utara dan Korea Selatan terjadi lagi, jika Korea Selatan mengirimkan balon sampah maka ini yang akan dilakukan Korea Selatan.

Baru-baru ini Korea Utara mengirimkan balon sampah ke Korea Selatan sebagai bentuk provokasi yang kerap mereka lakukan terhadap negara pecahannya. 

Provokasi mengirimkan sampah tersebut disebut sebagai pencemaran lingkungan oleh Korea Selatan terhadap Korea Utara.

Baca Juga: Mengejutkan Penggemar! V BTS Sebagai SDT di Festival Budaya Veteran Chuncheon 2024, Gagahnya Bikin Salfok

Untuk membalas aksi balon sampah maka Korea Selatan membalasnya dengan melakukan serangan balik dengan dentuman musik K-Pop yang sedang hits di perbatasan kedua negara. 

Seperti dilansir SketsaNusantara.id dari saluran televisi KBS dalam pernyataan resmi pihak pemerintah Korea Selatan tegaskan akan melakukan segala upaya untuk menjamin keselamatan rakyat dan keamanan nasional.

"Militer kami akan memulai siaran pengeras suara hari ini (Minggu, 9 Juni 2024) kami ingin memperjelas bahwa Korea Utara akan bertanggung jawab atas setiap ketegangan yang meningkat antara Selatan dan Utara," ujar Kim Soo-Kyun, juru bicara presiden Korea Selatan.

"Pemerintah kami akan bertindak tegas terhadap segala provokasi dari pihak Korea Utara, "tambahnya.

Baca Juga: Besok Pulang! Jin BTS Akhirnya Selesaikan Wajib Militer Dengan Cemerlang, Media Nasional dan Internasional Beritakan Secara Masif

Korea Selatan dan Korea Utara selama ini selalu berkonflik dan kini telah mencapai babak baru dengan penggunaan balon propaganda dan musik K-Pop sebagai senjata perang. Korea

Atas kiriman balon sampah yang mengotori perbatasan tersebut maka Korea Selatan merespon serangan balon sampah dengan melakuan propaganda dengan menggunakan pengeras suara di perbatasan kedua negara.

Korea Selatan mengaktifkan kembali kampanye propaganda menggunakan pengeras suara di sepanjang perbatasan sebagi bentuk anti Korea Utara.

Apa yang dilakukan oleh Korea Selatan inii dianggap sebagai taktik perang psikologis yang berasal dari Perang Korea sejak tahun 1950-an. 

Korea Selatan juga pernah menggunakan musik K-Pop sebagai serangan balik terhadap Korea Utara pada tahun 2015. 

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: KBS News

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X