Sabtu, 18 Juli 2026

Bikin Takjub, Fenomena Awan Berlubang di Langit Jember Viral di Media Sosial, Benarkah Karena Jejak UFO di Indonesia? Begini Penjelasan BMKG

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Selasa, 11 Juni 2024 | 16:43 WIB
Fenomena awan berlubang di Jember (facebook/henikurniawati)
Fenomena awan berlubang di Jember (facebook/henikurniawati)

"Bentuk seperti celah pada awan paling sering ditemukan pada lapisan awan altocumulus, diikuti oleh cirrocumulus dan kemudian stratocumulus," ungkap Akmal.

Baca Juga: Selain Dilaksanakan di 2 Tempat, Perayaan HUT RI Dimeriahkan Kirab Bendera Pusaka dari Jakarta ke IKN

Celah awan ini secara umum terbentuk pada lapisan awan tingkat tinggi hingga menengah seperti altocumulus, ketika pesawat terbang melalui lapisan awan kumuliform tipis hingga memicu proses glasial.

Altocumulus terdiri dari tetesan air kecil yang jauh lebih dingin daripada titik beku, namun belum membeku. Tetesan air yang "sangat dingin" ini kemudian berubah membentuk kristal es usai Pesawat terbang yang melewati lapisan awan tersebut.

Hal ini kemudian memunculkan efek bertumbuh hingga membentuk sebuah celah di awan dan terkadang terlihat melengkung karena pengaruh kecepatan angin di sekitarnya yang berbeda-beda.

Baca Juga: Daebak! Serangan Balon Sampah Korea Utara Dibalas Korea Selatan Dengan Dentuman Musik K-Pop, Bentuk Diplomasi dan Soft Power

"Tetesan air suhu dingin dengan cepat membeku, lalu terbentuk sebuah lubang atau celah yang tertinggal dan mulai melebar ke luar saat tetesan di sekitarnya mulai membeku. Lubang terbentuk jelas seperti lingkaran dan biasanya terdapat virga (jalur presipitasi curah hujan vertikal atau garis jatuh pada bagian tengahnya," imbuh Akmal.

"Awan cavum atau celah awan seperti ini dapat ditemukan di antara tiga jenis awan, yakni altocumulus (lapisan awan tinggi), cirrocumulus (lapisan awan menengah), dan stratocumulus (lapisan awan rendah)," pungkasnya.

Fenomena awan berlubang atau fallstreak hole ini pernah terjadi di berbagai belahan dunia lainnya yakni di Meksiko, Australia, hingga Rusia dan fenomena awan unik lainnya pernah terjadi di Yogyakarta dan Ciamis, Jawa Barat beberapa tahun lalu.

Baca Juga: Susunan Komisaris & Direksi MIND ID Terbaru, Salah Satunya Ada Grace Natalie

Fenomena fallstreak hole terindah terekam kamera pada awal bulan Januari 2024 lalu, lantaran terdapat pelangi akibat pembiasan cahaya terhadap tetesan air pada bagian tengah celah awan yang terjadi di wilayah Wonthaggi, Australia.***

 

Halaman:

Editor: Rizqillah

Sumber: Instagram @infojember

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X