Baca Juga: Takluk Lawan Irak, Shin Tae-yong Tatap Laga Lawan Timnas Filipina: Kami Tidak Akan Mundur
GBK dibangun pada era Soekarno dalam rangka menyambut perhelatan pesta olahraga se Asia yakni Asian Games IV pada tahun 1962, dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube CERITA BOLA.
Setelah disetujui perencanaan stadion ini maka stadion kemudian resmi dibangun dengan mengorbankan empat desa dengan lebih 60 ribu orang penduduk yang harus pergi dari lokasi itu.
Pada 8 Februari 1960, Bung Karno menancapkan tiang sebagai pencanangan peresmian pembangunan kompleks Asian Games IV.
Pembangunan kompleks stadion ini rupanya di danai dari kredit lunak dari Uni Soviet sebesar US$12,5 juta satu jika di rupiahkan saat itu menjadi Rp 178 Milyar.
Stadion utama GBK selesai dibangun pada tanggal 21 Juli 1962 dengan kapasitas stadion utama berkapasitas 100 ribu penonton serta komplek taman publik serta ruang terbuka hijau.
Pada saat itu, GBK menjadi salah satu stadion terbesar di dunia, namun menjelang Piala Asia tahun 2007 dilakukan dilakukan renovasi yang mengurangi kapasitas penonton menjadi 88.083 penonton.
Lagi-lagi karena de-Soekarnoisasi pada masa orde baru, Stadion Gelora Bung Karno ini sempat diganti nama menjadi Stadion Utama Senayan. Namun setelah reformasi 1998, nama stadion ini kembali menjadi Stadion Gelora Bung Karno (GBK).
Dan kali ini, pada tahun 2024, GBK akan menjadi saksi sejarah dimana Indonesia akan melawan Filipina dikandang sendiri menuju Piala Dunia 2026. Di sebuah stadion yang megah yang dibangun atas prakarsa Soekarno dan stadion ini telah ikut mengiringi jatuh bangunnya negeri.***
Artikel Terkait
Shin Tae-yong Full Senyum! Tambahan Senjata Baru Timnas Indonesia yang Punya Spesialisasi Tendangan Bebas, Calvin Verdonk
Bek Kiri Timnas Indonesia Melimpah, Calvin Verdonk Dipastikan Siap Tampil saat Kontra Filipina
Ketum PSSI Erick Thohir Targetkan 22 Pemain Timnas Indonesia Punya Kekuatan Seimbang, Siapa Next Naturalisasi?
Persebaya Surabaya Bertengger di Papan Tengah BRI Liga 1, Manajemen Bajol Ijo Lepas 4 Pemain Asingnya
3 Pemain Asing Bali United Hengkang di Bursa Transfer Musim Ini, Salah Satunya Pernah Bawa Serdadu Tridatu Juara Liga 1
NPCI Jember Targetkan 2 Medali Emas di Ajang Pekan Paralimpik Provinsi Jawa Timur