Minggu, 9 Agustus 2026

Jalani KKN, Mahasiswa UNWAHA Jombang Hadir Membersamai Aktivitas Pagi Warga Asemgede

Photo Author
As'ad Choirudin, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 8 Agustus 2026 | 22:45 WIB
Mahasiswa UNWAHA Jombang sedang membaca Al-Qur'an. (As'ad Choirudin/SketsaNusantara.id)
Mahasiswa UNWAHA Jombang sedang membaca Al-Qur'an. (As'ad Choirudin/SketsaNusantara.id)

Baca Juga: Ada Apa dengan Daus Mini? Mendadak Lapor Polisi Usai Namanya Dipakai untuk Konten SARA dan Ujaran Kebencian hingga Muncul Ancaman Pembunuhan

Bu Zulaikha, salah seorang warga, secara spontan menyampaikan harapan agar mahasiswa KKN dapat tinggal lebih lama di Asemgede. “Kalau bisa ditambah 20 hari lagi,” ujarnya.

Ungkapan tersebut menjadi gambaran sederhana tentang diterimanya mahasiswa di tengah masyarakat. Kehadiran mahasiswa yang awalnya berlangsung selama masa KKN perlahan menjadi bagian dari dinamika kehidupan warga Desa Asemgede.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 24, Moh. Ja'far Sodiq, M. mengatakan, pengalaman tersebut menunjukkan hakikat KKN sebagai proses pembelajaran dua arah.

“Mahasiswa datang ke desa bukan untuk merasa paling tahu, tetapi untuk belajar bersama masyarakat. Ketika mahasiswa mau hadir dalam kehidupan warga, mendengarkan, berinteraksi, dan membersamai aktivitas mereka, di situlah pengabdian memperoleh makna,” ujarnya.

Baca Juga: Gerakkan Efek Ekonomi Penyelenggaraan Muktamar NU, KNPI Jombang Gelar Bazar UMKM

Menurutnya, program tadarus ba’da Subuh menjadi contoh bahwa program yang sederhana dapat memiliki dampak sosial yang besar ketika dilaksanakan dengan konsistensi dan ketulusan.

KKN UNWAHA Kelompok 24 di Desa Asemgede sendiri berlangsung 13 Juli hingga 23 Agustus 2026. Selain program keagamaan, mahasiswa juga melaksanakan sejumlah program di bidang pendidikan, pertanian, ekonomi, dan teknologi informasi.

Dengan semangat “Mengabdi dengan Hati, Memberi Arti untuk Negeri”, mahasiswa KKN UNWAHA Kelompok 24 berupaya meninggalkan lebih dari sekadar program. Mereka ingin meninggalkan kebiasaan baik, kedekatan sosial, dan kenangan yang membuat masyarakat merasa bahwa kehadiran mahasiswa adalah bagian dari keluarga Asemgede.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id KLIK DI SINI


Halaman:

Editor: As'ad Choirudin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X