Kehadiran volume penumpang baru ini diproyeksikan dapat menghidupkan ekosistem bisnis lokal, seperti perhotelan, kuliner, UMKM, hingga sektor pariwisata daerah.
Mewakili Bupati Jember Gus Fawait, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Harry Agustriono, berharap masyarakat dapat mengoptimalkan layanan baru ini.
"Transportasi kereta api saat ini terus bertransformasi dan terbukti menjadi salah satu moda prioritas yang menawarkan kenyamanan serta efisiensi tinggi bagi penggunanya," kata Harry.
Harry menambahkan bahwa Kabupaten Jember sangat membutuhkan integrasi transportasi semacam ini untuk memperkuat keterhubungan antardaerah. Akses yang kian terbuka diyakini akan membawa dampak positif bagi kemajuan daerah secara menyeluruh.
"Melalui keterbukaan akses yang lebih luas, berbagai sektor krusial mulai dari pariwisata, pendidikan, hingga perekonomian utama diproyeksikan akan tumbuh jauh lebih pesat di masa depan," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Selama Libur Panjang Tahun Baru Islam, KAI Daop 9 Jember Layani Ribuan Penumpang
Libur Tahun Baru Islam 2025, Volume Penumpang Kereta Api di DAOP 9 Jember Tembus 45 Ribu
Bupati Jember Murka ke KAI Daop 9 yang Lambat Menangani Rel Maut di Pecoro, Kondisi Jalan Rusak dan Licin saat Hujan
Ngopi Gratis hingga Fun Games di Stasiun Jember, KAI Daop 9 Ciptakan Ruang Tunggu Kereta yang Nyaman dan Penuh Kesan
Sering Terjadi Kecelakaan di Perlintasan Sebidang, DAOP 9 Jember Beri Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan ke Masyarakat
Melalui KA Pandanwangi, KAI Daop 9 Perkuat Akses Jember-Banyuwangi
Ratusan Peserta Tajemtra 2025 Nikmati Angkutan Kereta Gratis dari PT KAI Daop 9 Jember ke Tanggul
Hadapi Lonjakan Penumpang Nataru 2025-2026, KAI Daop 9 Jember Siapkan 12 Lokomotif dan Kereta Penolong Khusus
Semarak Imlek 2577 Kongzili, KAI Daop 9 Manjakan Penumpang dengan Atraksi Barongsai dan Berbagi Suvenir
Proyek PT KAI Daop 9 Jadi Sorotan, Komisi C DPRD Jember Sebut Pembangunan Belum Ada Izin: Kami Minta Dihentikan!