Setelah menuai kritik dari berbagai pihak, Nana Kencanawati akhirnya menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf kepada publik. Ia mengakui bahwa komentar yang ditulisnya tidak tepat dan tidak seharusnya disampaikan oleh seorang pejabat publik.
Nana juga menyatakan tidak memiliki niat untuk merendahkan atau menghina pihak tertentu. Dalam pernyataannya, ia mengaku menerima berbagai masukan dari masyarakat dan berjanji akan lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial ke depannya.
"Saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada ibu yang bersangkutan, keluarga, serta seluruh masyarakat atas komentar yang saya tuliskan di media sosial," tulis Nana dalam klarifikasinya.
"Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi saya untuk lebih bijak, berhati-hati, dan menghormati setiap warga dalam berkomunikasi, baik secara langsung maupun melalui media sosial," pungkasnya.
Meski telah menyampaikan permintaan maaf, Nana masih jadi perbincangan hangat di media sosial. Komentar kasar dengan menggunakan kata "gembrot" dianggap sebagai tindakan body shaming yang memicu kemarahan publik.
Akun Instagram Nana Kencanawati pun sampai 'digembok' dengan mengaktifkan fitur privasi untuk menghindari serangan komentar negatif dari warganet.
Berkaca dari kejadian ini, pejabat negara bisa diharapkan bisa menjaga tutur kata dan memberi teladan dalam ruang diskusi digital, dan menerima kritik dari masyarakat dengan lapang dada.
Di tengah polemik yang berkembang, laporan harta kekayaan Nana Kencanawati juga ikut menjadi perhatian publik. Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang tercatat dalam situs Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nana Kencanawati melaporkan total kekayaan sebesar Rp650 juta per Maret 2026.
Menariknya, dalam LHKPN miliknya, Nana diketahui tak memiliki aset tanah atau bangunan. Aset terbesar kekayaannya berasal dari 2 kendaraan bermotor yang dimilikinya dengan total nilai mencapai Rp400 juta.
Selain itu, Nana juga tercatat memiliki kas dan setara kas senilai Rp250 juta. Ia juga diketahui tidak memiliki hutang seihngga total bersih kekayaannya mencapai Rp650 juta.
Jumlah Kekayaan tersebut menurun drastis dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data LHKPN KPK, Nana Kencanawati tercatat memiliki 2 aset tanah senilai Rp1,45 miliar pada tahun 2018 lalu, namun aset tersebut sudah bukan lagi miliknya sejak jadi anggota DPRD Cirebon pada tahun 2019.
Komentar kontroversial yang ditulis Nana Kencanawati menunjukkan bahwa aktivitas pejabat publik di media sosial selalu mendapat perhatian besar dari masyarakat. Apa yang ditulis di ruang digital dapat dengan cepat menyebar luas dan memicu respons publik, terlebih ketika menyangkut isu sensitif seperti body shaming.
Kontroversi ini sekaligus membuat sosok Nana Kencanawati semakin dikenal publik. Tak hanya afiliasi politik dan rekam jejak kariernya yang menjadi perhatian, tetapi juga laporan kekayaannya yang turut ramai diperbincangkan di tengah polemik yang berkembang.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
LHKPN Jadi Sorotan, Mengulik Kekayaan Fantastis Teddy Indra Wijaya yang Meroket Tembus 20 M Pasca Setahun Jadi Seskab, Isi Garasinya Bikin Melongo
Jejak Kontroversi Nanik S Deyang Disorot Lagi, Kini Ditunjuk Jadi Kepala BGN Pengelola Program Makan Bergizi Nasional
Eks Wakil Kepala BGN Ditahan Kejagung, Intip LHKPN Lodewyk Pusung yang Punya Kekayaan Fantastis! Hartanya 6 Kali Lipat dari Kekayaan Dadan Hindayana
Dalam Setahun, Kekayaan Sony Sonjaya Naik Rp12 Miliar Usai Jadi Wakil Kepala BGN, Bisa Punya Tanah di Bandung hingga Purwakarta
Terjaring OTT KPK, Berapa Kekayaan Bupati Muara Enim Edison? Baru Menjabat Beberapa Bulan, Hartanya Tembus Rp16 Miliar
Sederet Kontroversi Budiman Sudjatmiko, Kepala BP Taskin Digeruduk Mahasiswa hingga Disebut 'Pengkhianat Reformasi' di Forum Diskusi UGM