Ke depan, penilaian akan dilakukan menggunakan sejumlah indikator yang lebih luas. BGN menyiapkan sistem penilaian yang mempertimbangkan berbagai aspek penting dalam penyelenggaraan layanan gizi.
Beberapa indikator yang akan menjadi perhatian antara lain kualitas makanan yang disajikan, penerapan standar keamanan pangan, hingga aspek ketahanan pangan. Dengan pendekatan tersebut, evaluasi tidak hanya berfokus pada kuantitas produksi.
Agustina menyebut BGN sedang menyusun sejumlah indikator gabungan atau composite sebagai dasar penilaian. Sistem ini diharapkan mampu memberikan gambaran yang lebih menyeluruh terhadap kinerja setiap SPPG.
Perubahan skema insentif dan sistem evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya BGN dalam menyesuaikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dengan kondisi nyata di lapangan. Hasil evaluasi nantinya akan menjadi dasar bagi kebijakan lanjutan terkait operasional dapur MBG di berbagai daerah.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
5 Tuntutan Demo Mahasiswa UI di Bundaran HI, Desak Pemerintah Hentikan Program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih
Update Kasus Korupsi MBG, Kejaksaan Agung Akhirnya Resmi Tetapkan Komisaris Perusahaan Penyedia Motor Listrik BGN Sebagai Tersangka, Ini Perannya
Fakta Mengejutkan Andri Mulyono, Bos Vendor Motor Listrik yang Jadi Tersangka Dugaan Korupsi MBG Ternyata Sebelumnya Pernah Diperiksa KPK, Kasus Apa?
Ajukan Justice Collaborator dalam Kasus MBG, Mantan Wakil Kepala BGN Segera Diperiksa Kejagung, Apa yang Akan Terungkap?
Kasus MBG Makin Panas, Kejagung Geledah Sejumlah Rumah Tersangka di Jakarta dan Bandung Usai Tetapkan 4 Orang Tersangka