SketsaNusantara.id - Media sosial sempat dihebohkan dengan video yang merekam dugaan tindak intimidasi terhadap badut pengamen di Tuban, Jawa Timur.
Dalam video tersebut, seorang pengendara motor diduga memarahi hingga menampar badut pengamen yang diketahui bernama K.
Tak hanya itu, pengendara yang rupanya merupakan anggota kepolisian di Unit Penegakan Disiplin dan Pengamanan (Propam) Polres Tuban ini juga menyuruh korban bersujud.
Peristiwa tersebut memicu kecaman dari warganet hingga akhirnya kasus tersebut berujung damai.
Dan berikut ini sejumlah fakta terkait insiden tersebut yang dirangkum tim redaksi dari berbagai sumber.
1. Bermula dari Insiden Senggolan di Jalan
Berdasarkan keterangan Polres Tuban, peristiwa terjadi di Jalan Sunan Kalijaga, Kota Tuban, pada Rabu malam, 3 Juni 2026.
Saat itu, seorang badut pengamen berinisial K (37), warga Rembang Jawa Tengah, sedang menyeberang jalan.
Di waktu bersamaan, TS (32) yang tengan mengendarai sepeda motornya melintas hingga terjadi senggolan.
Ember milik korban yang berisi uang receh pun terjatuh dan berserakan di jalan.
2. Video Dugaan Intimidasi Viral di Media Sosial
Alih-alih berakhir dengan penyelesaian biasa, insiden tersebut justru berujung cekcok.
Artikel Terkait
Revisi UU Polri Diusulkan Beri Ruang bagi Sipil Duduki Jabatan Utama, MenHAM Natalius Pigai Ungkap Alasannya
Dasco Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI Perry Warjiyo, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Rencana Pergantian Jabatan
Prabowo Minta Jajarannya Tinggalkan Praktik yang Mengarah ke Korupsi, Pesan Ini Disebut Terus Diulang di Kabinet
Kursi Wamen Imigrasi Ditinggalkan Silmy Karim, Istana Sebut Belum Ada Urgensi untuk Menunjuk Pengganti
Kuasa Hukum Roy Suryo Pertanyakan Berkas Kasus Ijazah Jokowi yang Belum P21, Sebut Ada Masalah dalam Pembuktian
PDIP Peringati 125 Tahun Bung Karno, Hasto Singgung Rupiah Melemah, IHSG Turun dan Supremasi Hukum yang Dinilai Kian Mendesak