"Apalagi ketika hukum menjadi alat kekuasaan. Tanpa supremasi hukum, terciptalah penjajahan gaya baru," tuturnya.
Dalam keterangannya, Hasto juga mengingatkan kembali isi pidato Indonesia Menggugat yang pernah disampaikan Bung Karno. Ia menjelaskan bahwa perjuangan rakyat Indonesia saat itu bukan semata melawan individu atau kelompok tertentu.
Menurutnya, Bung Karno menyoroti sistem yang menyebabkan penderitaan rakyat. Karena itu, kapitalisme dan kolonialisme disebut dapat terus hadir dalam bentuk yang berbeda sesuai perkembangan zaman.
Hasto menambahkan bahwa konsep Trisakti yang digagas Bung Karno tetap relevan hingga sekarang. Gagasan tersebut dinilai menjadi arah perjuangan bangsa untuk menghadapi berbagai tantangan yang dapat memengaruhi kesejahteraan rakyat.
Peringatan hari lahir ke-125 Bung Karno pun dimaknai sebagai momentum untuk kembali memahami nilai-nilai perjuangan yang diwariskan sang proklamator. Semangat tersebut, menurut PDIP, menjadi bagian penting dalam mewujudkan cita-cita keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Prabowo Ampuni 1.116 Narapidana Termasuk Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, KPK Masih Tunggu Surat dari Istana
Ini Langkah Pertama Hasto Kristiyanto Setelah Keluar dari Rutan KP Lewat Amnesti Prabowo
Singgung Nasib Jokowi dalam Kasus Ijazah Palsu Pasca Prabowo Bebaskan Hasto dan Tom Lembong, Netizen: 1 Periode Saja Jenderal
Bebas Usai Dapat Amnesti, Hasto Kristiyanto Muncul di Kongres PDIP 2025 Bali, Disambut Ribuan Kader hingga Tangisan Megawati
Susunan Pengurus DPP PDIP 2025-2030, Megawati Ketua Umum, Siapa Sekjen Baru Pengganti Hasto Kristiyanto?