Jumat, 5 Juni 2026

Ratusan Siswa SMP-SMK Mbah Bolong Jombang Diwisuda, Pengasuh Harapkan Kampung Inggris Hadir di Kompleks Ponpes

Photo Author
As'ad Choirudin, Sketsa Nusantara
- Kamis, 4 Juni 2026 | 19:35 WIB
Pengasuh Ponpes Falahul Muhibbing KH Nur Hadi (tiga dari kiri) atau yang disapa Mbah Bolong menyaksikan siswa/santri berprestasi menerima hadiah secara simbolis berupa nilai sejumlah uang . (SketsaNusantara.id/As'ad Choirudin )
Pengasuh Ponpes Falahul Muhibbing KH Nur Hadi (tiga dari kiri) atau yang disapa Mbah Bolong menyaksikan siswa/santri berprestasi menerima hadiah secara simbolis berupa nilai sejumlah uang . (SketsaNusantara.id/As'ad Choirudin )

SketsaNusantara.id - SMP dan SMK Mbah Bolong menggelar Muwada'ah dan Tasyakuran, Kamis 4 Juni 2026. Dua lembaga pendidikan ini di bawah naungan Pondok Pesantren Falahul Muhibbin Watugaluh, Diwek, Jombang, Jatim yang diasuh Mustasyar PCNU Jombang KH Nur Hadi, alias Mbah Bolong.

Kegiatan hari ini juga mewisuda hafidzul Qur'an dan wisuda bin nadhar metode Yanbu'a Kudus.

Tampak hadir pengawas dari Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang.
Terlhat juga Dr KH Muhammad Fathoni Zain (Gus Fathoni) memberikan tausiyah. Termasuk para tokoh masyarakat dan wali murid jenjang SMP dan SMK.

Baca Juga: Hari Media Sosial Indonesia 10 Juni 2026 Jadi Pengingat Penting, Sudahkah Anda Menggunakan Media Sosial dengan Bijak dan Aman?

Kepala SMK Mbah Bolong, Muhammad Agung Wirawan, menjelaskan sebanyak 50 siswa SMK yang hari ini diwisuda. "Mereka diwisuda karena perpisahan, istilahnya muwada'ah," ujarnya.

Pria asal Kediri ini menambahkan untuk jenjang SMP Mbah Bolong ada 78 siswa yang menggelar tasyakuran. "Karena diharapkan mereka terus melanjutkan ke SMK Mbah Bolong sini," imbuhnya.

Sedangkan kepala SMP Mbah Bolong, Muhammad Edy Wahyudin, mengatakan jumlah siswanya fifty-fifty. "Yang dari masyarakat sekitar separoh, begitu juga yang dari pesantren, bahkan ada yang dari Madura dan Malang," imbuhnya.

Baca Juga: Tak Sekadar Tempat Liburan, Desa Wisata Kaki Langit Mangunan Punya Filosofi Mendalam dan Daya Tarik yang Jarang Diketahui

Pria berkacamata ini berharap agar siswa yang lulus dari SMP Mbah Bolong bisa melanjutkan ke SMK Mbah Bolong. "Karena kurikulum di pesantren sini memang didesain untuk enam tahun," ujarnya.

Bahkan, sambung Wahyudin, sebanyak 18 siswanya yang hari ini juga diwisuda lulus metode Yanbu'a Kudus. "Kalau yang enam wisuda tahfidzul Qur'an nanti langsung diuji oleh Gus Fathoni dari Pesantren Tambakberas," tambahnya.

Ditemui di lokasi, Pengasuh Pesantren Falahul Muhibbin KH Nur Hadi, berharap para lulusan yang diwisuda hari ini bisa baik semua. "Sehingga memperoleh ilmu yang manfaat dan barokah," ujar akrab disapa Mbah Bolong ini.

Baca Juga: Di Balik Kesunyian Giriloyo, Ada Jejak Abdi Dalem Keraton, Batik Tulis Kelas Dunia, dan Kuliner Khas yang Menggoda

Kiai yang juga Rais Syuriah MWCNU Kecamatan Diwek ini juga berpesan para alumni bisa terus mencari ilmu. "Yang lulusan SMP Mbah Bolong alhamdulillah semua melanjutkan ke SMK Mbah Bolong di sini juga," imbuhnya.

Khusus juara pidato bahasa lnggris, lanjutnya, Mbah Bolong memberikan beasiswa untuk kursus bahasa lnggris di Pare, Kediri. "Agar ke depan ada juga semacam Kampung lnggris juga di Pesantren Falahul Muhibbin Watugaluh sini," harapnya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X