Sabtu, 18 Juli 2026

Dari Modal Rp300 Ribu Hingga Omset Jutaan, Kisah Sukses Any Mengembangkan Bisnis Buket di Lamongan

Photo Author
As'ad Choirudin, Sketsa Nusantara
- Minggu, 31 Mei 2026 | 22:05 WIB
Pengunjung sedang melihat koleksi buket  milik Any Puji Rahayu. (SketsaNusantara.id/As'ad Choirudin)
Pengunjung sedang melihat koleksi buket milik Any Puji Rahayu. (SketsaNusantara.id/As'ad Choirudin)


SketsaNusantara.id - Kreativitas anak muda di era digital terbukti mampu menjadi penggerak ekonomi yang nyata. Salah satu contohnya adalah Any Puji Rahayu (23), seorang perajin buket asal Dusun Tanjungkulon, Desa Munungrejo, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Ia sukses mengubah modal ratusan ribu menjadi bisnis beromset jutaan rupiah.

Awal mula perjalanan Any merintis usaha kreatif ini dimulai pada tahun 2021 lalu. Dengan modal awal yang sangat minim, yakni sekitar Rp300.000, Any nekat mencoba peluang bisnis pembuatan buket untuk berbagai keperluan seperti wisuda, lamaran, ulang tahun, hingga hampers pernikahan.

Menariknya, keahlian merangkai buket ini tidak didapatkannya dari kursus formal, melainkan secara otodidak.

Baca Juga: Baskara Putra Akui Senang Lagu-Lagunya Viral di Media Sosial, Tapi Ada Satu Jenis Konten yang Justru Membuatnya Sedih

"Awalnya dulu cuma belajar otodidak, coba-coba sendiri. Pemasarannya pun memanfaatkan media sosial dan target pasarnya baru teman-teman dekat serta tetangga sekitar rumah," terang Any saat ditemui di store miliknya, awal bulan ini.

Namun, permintaan pasar yang terus melonjak—terutama untuk buket ulang tahun dan wisuda—membuat Any berpikir untuk memperbesar skala usahanya. Tantangan permodalan yang kerap menimpa pengusaha muda sempat menjadi kendala, hingga akhirnya Any memutuskan mencari suntikan modal kerja untuk pengembangan usaha sebesar Rp5 juta.

Langkah ini berjalan mulus berkat bantuan dari Mantri BRI Unit Ngimbang yang mendampinginya dalam proses pengajuan pinjaman. Kehadiran fasilitas perbankan dari BRI ini diakui Any menjadi salah satu titik balik yang membantu usahanya berkembang lebih cepat, hingga ia mampu membuka toko fisik (store offline) sendiri.

Baca Juga: Baru Setahun Pakai Mobil Listrik BYD Sealion 7 Seharga Rp650 Juta, Curhatan Influencer Ini Viral dan Picu Perdebatan soal Keamanan

Kini, variasi produknya makin beragam, mulai dari buket bunga, buket uang, buket snack, hingga hampers custom. Harga yang ditawarkan pun sangat kompetitif. Berkisar antara Rp40.000 untuk yang paling terjangkau hingga Rp500.000 untuk pesanan premium.

Kerja keras gadis berusia 23 tahun ini membuahkan hasil manis. Saat momentum tertentu seperti musim wisuda atau pernikahan, omset penjualannya bahkan bisa menembus angka Rp3.000.000 dalam sehari. Tidak hanya melayani pasar lokal Lamongan, jangkauan pengiriman buket karyanya kini sudah merambah ke berbagai kota lain.

Baca Juga: BRI Peduli Tebar Kebahagiaan di Hari Waisak 2026, Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Umat Buddha di Jakarta

Sebagai salah satu penggerak ekonomi kreatif di desanya, Any tidak ingin cepat berpuas diri. Ditanya mengenai rencana ke depan, ia menyimpan harapan besar untuk terus memperluas jaringan bisnisnya.

"Harapan ke depan ingin bisa buka lebih banyak store cabang lagi dan pastinya bisa merekrut karyawan dari warga sekitar," pungkasnya optimis.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X