SketsaNusantara.id - Sinergi permodalan dan semangat pantang menyerah menjadi kunci sukses Mudrikah (50), pemilik usaha olahan ikan asal Dusun Kedungboto, Desa/Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Melalui dukungan program Pemberdayaan Usaha Mikro dari BRI, usaha yang dirintisnya sejak 2013 kini berkembang pesat dan menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM di Kabupaten Jombang.
Mudrikah menceritakan bahwa langkahnya mengembangkan produk Puli Tuna, Abon Patin, dan Puli Patin semakin mantap setelah mendapatkan suntikan modal sebesar Rp10 juta dari BRI.
Dana tersebut digunakan untuk meningkatkan kapasitas produksi guna memenuhi permintaan pasar yang terus tumbuh, baik melalui pesanan WhatsApp maupun toko-toko sekitar.
"Dukungan dari BRI sangat terasa manfaatnya, pinjaman tersebut menjadi langkah pengembangan bagi saya untuk naik kelas, dari usaha rumahan biasa hingga kini menjadi binaan dinas dan diakui di tingkat kabupaten," ungkap perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua Kelompok UMKM Sumber Berkah.
Kualitas produk Mudrikah pun tidak main-main. Ia berhasil meraih penghargaan dalam Forum Peningkatan Konsumsi Ikan. Menjadi kesan khusus bagi Mudrikah atas raihan tersebut.
“Saya menerima langsung penghargaan yang diserahkan oleh Ibu Yuli (Istri Bupati Jombang, red) dan istri Wagub Jatim,” ceritanya, Selasa 26 Mei 2026, bangga.
Prestasi yang dicapai Mudrikah semakin mengukuhkan posisi usaha binaan sebagai produk unggulan daerah.
Lebih dari sekadar bisnis, hasil dari pengembangan usaha yang pernah dibiayai BRI ini memberikan dampak sosial yang nyata. Mudrikah berhasil membiayai pendidikan ketiga anaknya hingga jenjang tinggi. Hal ini membuktikan bahwa kehadiran BRI di tengah masyarakat bukan hanya soal transaksi keuangan, melainkan tentang mewujudkan mimpi dan masa depan keluarga pelaku UMKM di desa.
Baca Juga: Didukung BRI, Kriti by Lusy Dorong Tenun dan Lurik Nusantara Tembus Pasar Global Lewat Desain Modern
Dihimpun berdasarkan informasi yang dimuat pada media ini, BRI tidak hanya menyediakan akses pembiayaan, tetapi juga membangun ekosistem yang mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tumbuh secara kolektif dan berkelanjutan.
Upaya tersebut ditampung pada program Klasterku Hidupku. Program ini dimaksudkan untuk mengelompokkan pelaku usaha berdasarkan kesamaan sektor produksi, karakteristik wilayah, serta ikatan sosial di tingkat komunitas.
Artikel Terkait
BRI Bahas Peran UMKM dalam Keuangan Berkelanjutan pada Negara Berkembang dalam Global Forum WEF Davos 2026