Terakhir, massa juga meminta kampus memberikan jaminan kepada korban, saksi, pelapor dan mahasiswi UPN Veteran Yogyakarta yang memperjuangkan kasus tersebut.
Pihak Kampus Buka Suara
Menanggapi kasus yang menghebohkan publik tersebut, pihak kampus pun angkat bicara.
Rektor UPN Veteran Yogyakarta, M Irhas Effendi mengungkapkan rasa prihatin atas kasus tersebut.
Ia pun menegaskan, pihaknya akan menindak tegas para pelaku kekerasan seksual.
“Saya sudah mendengar ada banyak tuntutan kepada para pelanggar kekerasan seksual. Saya siap berikan sanksi untuk pengajar dari UPN,” ungkapnya saat menemui massa.
Tak hanya itu, pihak kampus pun telah menonaktifkan sejumlah dosen yang diduga terlibat dalam kasus kekerasan seksual tersebut.
“Kampus menonaktifkan sementara dosen yang dilaporkan agar tidak mengganggu proses pembelajaran di lingkungan kampus,” begitu pernyataan resmi Satgas PPKPT UPN Veteran Yogyakarta dalam unggahan di akun resminya pada 19 Mei 2026.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Bahas Anggaran 2027, Efisiensi Kebutuhan Infrastruktur Jadi Perhatian Komisi C DPRD Jombang - Dinas PUPR
Pidato Prabowo Sebut Rakyat Tak Bermimpi Jadi Kaya Raya, Netizen Bandingkan dengan Ucapan Sherly Tjoanda yang Justru Ingin Masyarakat Sejahtera
Kapan Idul Adha 2026? Arab Saudi Tetapkan Lebaran Haji 27 Bersamaan dengan Indonesia
Viral Spanduk Permohonan Maaf di Gerbang UGM Kritik Kepemimpinan Prabowo-Gibran yang Berujung Pencopotan, Begini Penjelasan Pihak Kampus
Warga Lereng Gunung Raung Ramai-Ramai Donor Darah, PMI Jember Bawa Pulang 30 Kantong dari Kecamatan Sumberjambe
Update! Israel Akhirnya Bebaskan Seluruh Delegasi Global Sumud Flotilla, Menlu Pastikan Relawan WNI yang Sebelumnya Ditahan Akan Segera Dipulangkan
Deretan Tas Mewah dan Perhiasan Sandra Dewi Ludes di Lelang Kejaksaan Agung, Harga Tembus Ratusan Juta
WFH ASN Hari Jumat Resmi Diperpanjang hingga Dua Bulan ke Depan, Ini Penjelasan Airlangga Hartarto