Rabu, 8 Juli 2026

Siswa TK dan PAUD Diduga Keracunan, Ketua DPC Garuda Jember Rio: SPPG Lalai Harus Ditindak Tegas dan Diproses Hukum

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Kamis, 21 Mei 2026 | 15:34 WIB
Kondisi anak yang mengalami keracunan MBG. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.id)
Kondisi anak yang mengalami keracunan MBG. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Belasan siswa TK dan PAUD di Jember yang diduga mengalami keracunan, pasca mengkonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) terus mendapatkan sorotan tajam.

Pasalnya, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus bertanggungjawab atas kelalaiannya dalam pelaksanaan MBG tersebut.

Ketua DPC Partai Garuda Jember Rio Chirstiawan mengatakan, kejadian ini kembali terulang dan hal ini menciderai keinginan dalam membangun SDM yang unggul menyongsong Indonesia Emas.

Baca Juga: Belasan Siswa Diduga Keracunan, Satgas MBG Kabupaten Jember Temukan Standar Kebersihan Kurang

"Kejadian ini jangan dianggap sebelah mata, karena dalam hal ini pasti adanya kelalaian (Humas Error) fatal yang di tingkat pengelola dapur," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis, 21 Mei 2026.

Maka perlu langkah strategis dalam mengatasi persoalan ini, sehingga tidak terjadi dikemudian hari dan merugikan penerima manfaat serta sejumlah pihak.

Rio menjelaskan, program MBG ini menjadi salah satu cara yang digagas Presiden Prabowo Subianto dalam memastikan tumbuh kembang anak agar gizi yang diterima tercukupi.

Baca Juga: Belasan Siswa TK dan PAUD Keracunan MBG, Ketua Fraksi NasDem DPRD Jember David: Cabut Izin SPPG Nakal

"Program ini jangka panjang, jangan sampai ternodai dengan adanya oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Karena MBG salah satu langkah menjaga kebutuhan gizi anak," imbuhnya.

Kebijakan pembuatan dapur MBG ini menurutnya, menggunakan anggaran dengan skala besar dan menjadi perhatian publik. Namun, dalam praktiknya sangat rawan disabotase atau dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi oknum tertentu.

"Pasti sangat disoroti MBG ini, karena menggunakan alokasi anggaran yang besar. Maka dari itu, bagi pihak-pihak yang tidak senang kejadian seperti ini akan dipolitisasi untuk menjatuhkan kredibilitas," terangnya.

Baca Juga: TPA Pakusari Over Capacity, DPRD Jember Ungkap Ancaman Sampah Menumpuk di Jalan dan Sungai

Maka dari itu, Politisi Garuda ini menekankan agar pengelola SPPG harus diungkap dengan tegas, karena persoalan ini efek domino.

"Kami melihat kesalahan ini sangat fatal, dan pasti ada kelalaian dalam implementasi SOP higienitas dan sanitasinya yang telah diperketat oleh BGN," tegasnya.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X