SketsaNusantara.id - Susi Pudjiastuti kembali menjadi perhatian publik setelah menyampaikan pandangannya terkait kondisi ekonomi dan maraknya taruhan online serta pinjaman online di Indonesia. Melalui unggahan di media sosial, Susi menyebut persoalan taruhan online dan pinjaman online (pinjol) justru lebih mengkhawatirkan dibanding pelemahan nilai tukar rupiah.
Dalam pernyataannya, Susi menandai sejumlah pejabat dan lembaga pemerintah, termasuk Prabowo Subianto, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, serta Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Susi mengawali komentarnya dengan mengaku hanya sebagai masyarakat awam yang mengamati perkembangan mata uang selama beberapa bulan terakhir. Menurutnya, depresiasi mata uang tidak hanya terjadi pada rupiah, tetapi juga dialami mata uang negara lain seperti yen Jepang.
“Dari pengamatan saya sebagai orang awam selama enam bulan terakhir, yang mengalami depresiasi bukan hanya rupiah. Yen juga mengalami kenaikan dan penurunan yang cukup signifikan,” tulis Susi dalam unggahannya.
Ia juga menyoroti posisi dolar Amerika Serikat yang menurutnya mengalami pelemahan terhadap sejumlah mata uang lain di dunia. Karena itu, Susi menilai fluktuasi nilai tukar merupakan fenomena global yang tidak hanya dialami Indonesia.
Namun di tengah pembahasan mengenai nilai tukar mata uang, Susi justru menekankan ada persoalan lain yang menurutnya lebih mendesak untuk ditangani pemerintah. Ia menilai maraknya taruhan online dan pinjaman online telah memberi dampak besar terhadap kondisi ekonomi masyarakat kecil.
Menurut Susi, praktik taruhan online dan pinjol saat ini menyedot uang masyarakat dalam jumlah sangat besar setiap tahunnya. Kondisi tersebut dinilai dapat memperburuk daya beli masyarakat, terutama kelompok ekonomi menengah ke bawah yang rentan terjerat utang maupun kecanduan perjudian digital.
“Yang lebih mengkhawatirkan menurut pandangan saya adalah taruhan online dan pinjol yang menyedot banyak uang masyarakat kecil,” lanjutnya.
Ia juga menilai persoalan taruhan online dan pinjaman online perlu menjadi perhatian serius pemerintah karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat sehari-hari. Jika masalah itu dapat ditekan, Susi meyakini kondisi kesejahteraan masyarakat akan lebih mudah membaik.
Baca Juga: Susi Air Padat Penerbangan Usai Banjir Bandang, Susi Pudjiastuti Tegaskan Hanya Layani Rute Perintis
“Saya yakin bila kita bisa menyelesaikan taruhan online dan pinjol, pertumbuhan daya beli serta kesejahteraan masyarakat akan lebih mudah dicapai,” tulisnya lagi.
Pernyataan Susi tersebut langsung mendapat perhatian luas di media sosial. Banyak warganet setuju bahwa dampak taruhan online dan pinjaman online memang semakin terasa di tengah masyarakat. Sejumlah pengguna media sosial bahkan menilai praktik tersebut telah menjadi persoalan sosial dan ekonomi yang serius dalam beberapa tahun terakhir.
Artikel Terkait
Kisruh Keramba Jaring Apung di Pantai Pangandaran, Susi Pudjiastuti Tagih Janji Prabowo: Saya Luar Biasa Terluka
Prabowo Subianto Akui Tahu Siapa Saja Pemain Ekonomi yang Ingin Memiskinkan Rakyat, Susi Pudjiastuti: Sebutkan Namanya!
Susi Pudjiastuti Kritik Zulhas, Sebut Korupsi Musuh Utama Negara, Bukan Kemiskinan! Netizen Ramai Soroti Kesenjangan Sosial di Indonesia
Singgung Pernyataan Alissa Wahid, Susi Pudjiastuti Minta Kapolri Listyo Sigit Tangkap Gus Elham Yahya
Rusa Peliharaan Mati Diserang Anjing Liar, Susi Pudjiastuti Desak Aparat Bertindak