SketsaNusantara.id - Pemilik brand lokal yang disebut-sebut terkait dalam program Sepatu Sekolah Rakyat akhirnya angkat bicara.
Sebelumnya, program yang digagas Kementerian Sosial tersebut menuai sorotan setelah muncul dugaan adanya praktik mark up harga sepatu hingga membuat total anggaran mencapai Rp27,5 miliar.
Berdasarkan foto yang beredar di media sosial, sepatu yang dibagikan diduga berasal dari brand lokal asal Surabaya, Stradenine.
Harga sepatu tersebut diketahui berada di kisaran Rp180 ribu di pasaran.
Namun dalam anggaran program, satu pasangnya disebut mencapai Rp700 ribu.
Sontak sang pemilik brand tersebut pun buka suara.
Melalui unggahan di akun X pribadinya, Reynaldi, owner brand sepatu lokal Stradenine menegaskan bahwa usahanya tak memiliki kerjasama dengan pemerintah.
"Hari ini nama Stradenine mendadak ramai diperbincangkan terkait salah satu berita yang beredar," tulisnya dalam cuitan akun @reynaldi_daud
Ia menegaskan bahwa harga asli produk Stradenine berada di angka sekitar Rp179 ribu per pasang.
Selain itu, pihaknya juga menyatakan tidak memiliki keterlibatan dalam pengadaan sepatu pada program tersebut.
"Stradenine tidak pernah terlibat, mengetahui, atau menerima pesanan secara langsung dalam pengadaan sepatu yang sedang diberitakan," tegasnya.
Artikel Terkait
Lagi-Lagi Jadi Korban Fitnah, Uya Kuya Bantah Kabar Dirinya Punya 750 Dapur MBG, Siap Tempuh Jalur Hukum terhadap Penyebar Hoaks?
Uya Kuya Laporkan Sejumlah Akun Medsos yang Menyebut Dirinya Punya 750 Dapur MBG ke Polda Metro Jaya
Garis Polisi Terpasang di SPPG Pilangwetan Demak, Imbas Ratusan Santri Diduga Keracunan MBG
Kartinian Berujung Petaka, Puluhan Siswa SD di Rembang Diduga Keracunan MBG, Warganet Pertanyakan Kualitas Buah hingga Susu Kemasan yang Dibagikan
Bantah Miliki 750 Dapur MBG, Uya Kuya Resmi Laporkan Sejumlah Akun Media Sosial ke Polda Metro Jaya