Pelaku diduga memanfaatkan kelengahan korban dan menggunakan teknik teknik gendam untuk mengalihkan perhatian, sehingga uang palsu yang diserahkan tidak korban sadari saat transaksi berlangsung.
Pihak kepolisian dan tokoh masyarakat setempat terus mengimbau warga agar tetap waspada, terutama bagi mereka yang menjalankan usaha jasa keuangan mikro.
Saat menerima uang, sebaiknya selalu terapkan prinsip 3D yakni: Dilihat, Diraba, dan Diterawang sebelum memproses transaksi digital apa pun.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Solusi Limbah Batik di Bantul, IFG Bangun IPAL yang Mampu Pangkas Pencemar Lebih dari 90 Persen
Banyak Masih Keliru, IFG Ingatkan Asuransi Bukan untuk Menabung atau Investasi di Hari Konsumen Nasional 2026
Demo Tolak Kebijakan Gubernur Kaltim Berujung Tegang, Aksi Orator Redam Massa Jadi Viral di Media Sosial
Anak Usaha MCG Diduga Caplok Pulau Kecil di Banyuwangi, Aktivis Soroti Izin Tambang Emas
Peserta OSMA Jember Tunjukkan Kepedulian, Antusias Donor Darah di JSG, PMI Beri Apresiasi