Dari pertemuan 2 kuasa hukum tersebut kemudian pihak Nina semakin curiga sebab selain banyak sekali kejanggalan juga sama sekali tak ada penjelasan yang memuaskan.
Pihak Nina dan kuasa hukumnya menegaskan bahwa kehadiran mereka di rumah sakit adalah untuk memastikan, apakah kejadian itu murni kelalaian atau kesengajaan.
Namun mereka tak bisa bertemu dengan orang-orang yang terlibat dalam permasalahan tersebut sebelumnya, pihak suster yang menyerahkan bayi, satpam dan 2 orang yang hendak membawa bayi Nina.
Pihak Nina kini mantap akan membawa masalah ini ke jalur hukum untuk membuka tabir sejumlah laporan tentang kejanggalan dari RSHS terkait kasus serupa yang dialami Nina.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Siap Berlaga di Liga 4 Nasional, Disporabudpar Kabupaten Jember Pastikan JSG Jadi Kandang Persid Jember
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Masuk Persidangan, Oditur Ungkap Motif Empat Anggota TNI
ITB Minta Maaf soal Lagu Erika HMT, Akui Kelalaian dan Tarik Video dari Semua Akun Terafiliasi
Diberi Kejutan Prabowo Subianto di Prancis, Ulang Tahun Teddy Indra Wijaya Dirayakan di Hotel Rp232 Juta Per Malam
Datangkan 8 Pemain Anyar, Persid Jember Siap Berlaga di Liga 4 Nasional