Kamis, 4 Juni 2026

Buntut Kelangkaan Elpiji, Bupati Lumajang dan Pertamina Patra Niaga Tutup Paksa Pangkalan LPG 'Nakal' di Candipuro

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Senin, 13 April 2026 | 09:30 WIB
Potret penampakan LPG melon di pangkalan Lumajang yang ditutup  (YouTube KOMPASTV )
Potret penampakan LPG melon di pangkalan Lumajang yang ditutup (YouTube KOMPASTV )

SketsaNusantara.id – Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menunjukkan tindakan tegas dengan mendatangi langsung sebuah pangkalan LPG di Desa Jarit, Kecamatan Candipuro, Lumajang.

Tak sekadar meninjau, Bupati bersama perwakilan PT Pertamina Patra Niaga langsung menjatuhkan sanksi terberat berupa penutupan pangkalan tersebut.

Dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV, langkah ini diambil setelah adanya temuan praktik "nakal" yang ditengarai menjadi pemicu utama kelangkaan gas elpiji 3 kg di wilayah Candipuro dan sekitarnya.

Baca Juga: Tanggapi Pernyataan Bahlil Lahadalia Soal Hemat LPG Setelah Masak Susi Pudjiastuti: Ketahuan Nggak Pernah...

Kedatangan orang nomor satu di Lumajang ini mengejutkan pengelola pangkalan. Dalam inspeksi tersebut, ditemukan indikasi bahwa pangkalan tersebut merupakan satu tempat sebagai penyebab kelangkaan LPG di Lumajang.

Bupati bersana pihak Pertamina langsung mendatangi pangkalan dan ia langsung menemukan sumber kelangkaan BBM di Lumajang.

Di pangkalan tersebut, Indah Amperawati menemukan sekitar 1000 lebih tabung LPG, jumlah yang melebihi kewenangan pangkalan.

Baca Juga: Terima Tambahan Alokasi LPG 3 Kg, Bupati Jember Gus Fawait Sebut Pertamina Kirim Ratusan Ribu Tabung Selama Ramadhan

"Ditemukan dengan bukti-bukti akurat adalah jumlah tabung yang lebih dari kewenangan pangkalan," tegas Indah Amperawati.

"Jadi pangkalan itu kewenangannya 100 tabung melon dan 100 untuk stok tapi yang terjadi di pangkalan ini ketika staff saya datang sekitar 1000 lebih," imbuhnya.

Atas penemuan tersebut, Indah kemudian turun langsung ke pangkalan dan menurunkan papan pangkalan dan menutupnya.

Baca Juga: Gas Melon Sempat Langka, Bupati Jember Gus Fawait Pastikan Stok LPG 3 Kg Tetap Aman saat Ramadhan dan Idul Fitri

Sementara itu pemilik pangkalan LPG 3 kg tersebut menyatakan bahwa dirinya hanya menjalankan pihak agen hingga di pangkalannya terkumpul 1000 tabung.

"Itu diperintahkan agen, jadi posisi biar agen cepat bongkar biar masuk ke pengisian lagi," ungkap Anton, pemilik pangkalan yang ditutup bupati.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube KOMPASTV

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X