Publik mengagumi Nyak Sandang yang tetap menjalani hidup sederhana, meski dulu pernah memberikan sumbangan besar bagi negara.
Pria kelahiran 4 Februari 1927 itu kembali ke kampung halamannya di Desa Lhuet, Aceh Jaya, dan bekerja sebagai petani untuk mencukupi kebutuhan keluarganya.
Selama puluhan tahun, Nyak Sandang hidup layaknya masyarakat biasa tanpa menuntut balas jasa atas pengorbanannya.
Seiring waktu, Nyak Sandang sempat lama tidak terdengar hingga akhirnya kembali menjadi perhatian publik pada tahun 2018 ketika memenuhi undangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Istana Merdeka Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, Nyak Sandang sempat menyampaikan 3 harapannya untuk bisa menjalani operasi katarak, pembangunan masjid di desanya, serta kesempatan untuk menunaikan ibadah haji.
Momen ini membuat banyak masyarakat tersentuh, melihat sosok yang pernah berjasa besar ternyata punya keinginan sederhana, termasuk untuk membangun masjid untuk masyarakat di desanya.
Pengorbanan Nyak Sandang akhirnya mendapat pengakuan negara. Pada Agustus 2025, Prabowo Subianto menganugerahkan Bintang Jasa Utama kepadanya.
Pemberian tanda kehormatan ini pun menjadi penghargaan negara yang diberikan bagi siapa saja yang memberikan dukungan mempertahankan kedaulatan negara, tidak hanya mereka yang berjuang di medan perang.
Nyak Sandang mendapat penghargaan tanda jasa dari Presiden Prabowo melalui pengorbanan nyata dalam pengadaan pesawat pertama RI.
Duduk di kursi roda, Presiden Prabowo sampai harus berlutut saat memberikan tanda kehormatan sebagai bentuk penghormatan mendalam atas jasa Nyak Sandang bagi bangsa.
Teungku Nyak Sandang menghembuskan nafas terakhir di RSUD Teuku Umar, Calang, Aceh Jaya. Kepergiannya bukan hanya kehilangan bagi masyarakat Aceh, tetapi juga bagi seluruh bangsa Indonesia.
Namanya kini dikenang sebagai sosok pahlawan yang meninggalkan warisan berharga berupa semangat nasionalisme, ketulusan, dan pengabdian tanpa pamrih.
Dari seorang pemuda yang rela menjual harta demi negara, kisah hidup Nyak Sandang akan terus dikenang. Penghargaan yang diberikan negara ikut menempatkan nama Teungku Nyak Sandang sebagai bagian abadi dari perjalanan bangsa Indonesia.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
10 Tokoh yang Ditetapkan Sebagai Pahlawan Nasional, Ada Soeharto, Gus Dur hingga Marsinah
Marsinah Dibunuh di era Rezim Soeharto dan Kini diangkat sebagai Pahlawan Nasional secara Bersamaan, Warganet: Tidak Manusiawi
Kisah Perjalanan Sekolah Perempuan Pertama di Indonesia, Didirikan oleh Raden Dewi Sartika, Pahlawan Kemerdekaan Nasional dari Cicalengka
Fakta-Fakta Unik Film 'Soera Ing Baja' yang Ditonton Arek-Arek Suroboyo di Hari Pahlawan 2025
Jarang Diketahui! Ini Alasan Bung Hatta Menolak Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan