Setelah diklarifikasi pihak sekolah, beberapa akun yang menyebarkan video Bayu, menurunkan postingannya karena mereka sadar telah menyebarkan berita hoaks di media sosial.
Klarifikasi dari pihak sekolah sempat ramai jadi perbincangan hangat publik di media sosial, termasuk mendapat sorotan dari publik figur seperti Kunto Aji.
Penyanyi jebolan Indonesian Idol itu mempertanyakan pelajar SMA 3 Muhammadiyah yang mengku dikudeta sekolah hingga muncul dugaan publik terkait adanya pengalihan isu bertujuan untuk membelokkan perhatian publik dari isu-isu sensitif ke isu yang lebih viral.
"Wah, terus (Bayu) dia siapa? Kenapa bikin video begitu?" tulis Kunto Aji dikutip SketsaNusantara.id dari unggahan di akun X @KuntoAjiW.
"Mungkin pengalihan isu, kasus penyiraman air keras, belum lagi isu-isu gede lainnya kaya ijazah Pak Mul juga lagi rame. Bisa jadi juga karena kritik nggak didengar sampe bikin narasi palsu," timpal warganet lainnya.
"Serem sih udah mulai ada yang menjatuhkan dan kelihatan ada yang nggak suka, karena MBG emang banyak kekurangannya. Padahal Mas Kun udah posting ulang suarakan kasus ini, tenyata nggak semua berita viral bisa dipercaya. Jadi perlu kroscek lagi kalo mau nyebarin video biar nggak jadi misscom dan kesalahpahaman," imbuh warganet lainnya.
Bukan tanpa alasan, kabar mengenai MBG terus menuai kritik . Publik terus menyoroti kasus keracunan makanan, menu yang tidak memenuhi standar gizi hingga penggunaan anggaran terlalu besar yang tidak efektif dengan pelaksanaan di lapangan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Buntut Konten Joget di Dapur MBG, SPPG Milik Hendrik Irawan Resmi Dihentikan, Ini Tanggapannya...
Kontroversi SPPG Bengkulu Makin Panas, Wehelmi Ade Tarigan Balas Kritik Netizen soal Joget Rp6 Juta dan Dampak MBG
Viral Dapur SPPG Dibangun Kementerian PU, Warganet Soroti Insentif Rp6 Juta dan Mekanisme Program MBG
Kasus Keracunan MBG di Jaktim, 72 Siswa dari 4 Sekolah Dirawat, Pramono Anung Ungkap Kondisi Korban
Program MBG Disorot, Guru MIN 1 Purbalingga Keluhkan Beban Tambahan Urus Ompreng