Minggu, 19 Juli 2026

Gelar Halalbihalal, MWC NU Diwek Jombang Koordinasi dan Sinergikan Kepengurusan

Photo Author
As'ad Choirudin, Sketsa Nusantara
- Selasa, 31 Maret 2026 | 07:05 WIB
Acara halalbihalal MWC NU Diwek Jombang
Acara halalbihalal MWC NU Diwek Jombang

SketsaNusantara.id - Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Diwek menggelar halal bi halal di Pesantren Falahul Muhibbin Desa Watugaluh, Senin 30 Maret 2026, malam. Sedikitnya 200 pengurus NU menghadiri acara ini.

Mereka berasal dari para pengurus MWCNU, lembaga, badan otonom dan pengurus ranting NU. Baik dari jajaran syuriah maupun tanfidziyah.

Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan shalawat. Dilanjutkan dengan istigosah yang dipimpin oleh Kiai Muhammad Rofiq.

Baca Juga: Berapa Usia Farizal Rhomadhon? Prajurit TNI yang Gugur dalam Misi Perdamaian PBB Pasca Serangan Israel di Lebanon, Unggahan Terakhirnya Jadi Sorotan

Ketua MWCNU Diwek KH Hamdi Sholeh mengakui NU adalah peluang besar untuk berbuat baik. "Kepada semua saja, termasuk kepada orang yang pernah menyakiti kita," ujarnya.

Kegiatan halal bi halal, lanjutnya, menjadi momentum tepat untuk membersihkan hati dalam diri. "Agar kita khidmah ke NU atas dasar kesadaran diri, bukan karena pamrih," imbuhnya.

Dia mengakui masih ada kekurangan dalam periode kepemimpinannya. "Tanfidziyah itu pelaksana di NU, jadi yang banyak dosa kami, karena amanat itu amat berat untuk dilaksanakan," ucapnya.

Baca Juga: Jalan Berlumpur 30 Tahun Tak Tersentuh, Warga Sintang Viral Usai Tagih Janji dan Sindir Pernyataan Wagub Kalbar

Program yang sudah berjalan harus terus tetap berjalan. "Siapapun nanti yang menjadi pimpinan, pengajian Seloso Legi dan Lailatul ljtima' harus tetap berjalan di MWCNU Diwek, termasuk kegiatan lembaga-lembaga," tandasnya.

Rais Syuriah MWCNU Diwek KH Nur Hadi mengakui banyak kekurangan di jajaran syuriah. "Saya siap dikritik agar menjadi lebih baik," tambahnya.

Kiai akrab disapa Mbah Bolong ini mengakui soliditas pengurus NU di lingkungan Diwek. "Makanya saya bawa enteng saja syuriah, karena di Diwek sudah pada rukun, tinggal istikomah saja," pesannya.

Baca Juga: Heboh Surat Maling di Medan, Pelaku Ngaku Terpaksa Curi untuk Pulang, Uang Sedekah dan HP Ikut Dibawa

Mustasyar PCNU Jombang ini menambahkan, pengurus NU harus memenangkan peperangan. "Musuhnya adalah orang-orang yang menginginkan kerusakan kita," ujarnya.

Dirinya berpesan itu agar NU di Diwek terus ditata. "Karena potensinya luar biasa, tinggal dilakukan koordinasi dan musyawarah," ujarnya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X