Kamis, 4 Juni 2026

Rekaman CCTV Bongkar Aksi Pelaku Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus, Diduga Terkena Cipratan Air Keras

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Kamis, 19 Maret 2026 | 10:30 WIB
Rekaman CCTV detik-detik Andrie Yunus disiram air keras oleh orang tak dikenal, Aktivis KontraS diduga sudah diincar pelaku sebelumnya (X/jateng_twit)
Rekaman CCTV detik-detik Andrie Yunus disiram air keras oleh orang tak dikenal, Aktivis KontraS diduga sudah diincar pelaku sebelumnya (X/jateng_twit)

SketsaNusantara.id - Perkembangan terbaru dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, mengungkap fakta mengejutkan. Pelaku diduga sempat terkena cipratan cairan berbahaya yang mereka gunakan saat melancarkan aksinya.

Temuan tersebut diperoleh dari hasil analisis rekaman kamera pengawas (CCTV) yang merekam kejadian di kawasan Jalan Diponegoro. Dalam rekaman itu, terlihat jelas wajah pelaku serta rute pelarian usai melakukan penyerangan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Iman Imannudin, menjelaskan bahwa cairan berbahaya tidak hanya mengenai korban, tetapi juga sempat terciprat ke bagian tubuh pelaku.

Baca Juga: Tuntut Sidang Terbuka di Peradilan Umum! Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Disorot, Koalisi Sipil Tolak Peradilan Militer dan Minta Transparansi

“Dari rekaman CCTV, diduga pelaku juga terkena cipratan cairan tersebut,” ujarnya.

Dalam video tersebut, dua pelaku terlihat berhenti tidak lama setelah kejadian. Mereka kemudian berupaya membersihkan bagian tubuh yang diduga terkena cairan dengan menggunakan air mineral. Tindakan ini memperkuat dugaan bahwa pelaku juga merasakan dampak langsung dari zat berbahaya yang digunakan.

Selain itu, rekaman CCTV juga menunjukkan adanya upaya pelaku untuk menghilangkan jejak. Pengemudi sepeda motor yang terlibat dalam aksi tersebut tampak mengganti penampilannya dengan cara melepas kemeja bermotif batik yang sebelumnya dikenakan saat melakukan penyerangan.

Baca Juga: Update Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus, TNI dan Polri Ungkap Informasi Berbeda Soal Terduga Pelaku

Langkah tersebut diduga sebagai upaya untuk menghindari identifikasi oleh aparat penegak hukum maupun rekaman kamera pengawas di lokasi lain. Pergantian pakaian menjadi salah satu modus yang kerap digunakan pelaku kejahatan untuk menyamarkan identitas setelah beraksi.

Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus sendiri telah memasuki tahap penanganan lebih lanjut. Aparat sebelumnya telah mengamankan empat orang terduga pelaku yang diketahui merupakan anggota BAIS TNI.

Saat ini, keempatnya tengah menjalani proses hukum dan ditahan di Pomdam Jaya. Penahanan tersebut dilakukan guna kepentingan penyidikan lebih lanjut, termasuk mendalami peran masing-masing dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga: TNI Respons Isu Keterlibatan Prajurit dalam Kasus Andrie Yunus, Penyelidikan Internal Ditegaskan Berjalan Transparan

Penyidik juga terus mengumpulkan bukti tambahan, termasuk rekaman CCTV dan keterangan saksi, untuk memperkuat konstruksi perkara. Analisis terhadap rekaman menjadi salah satu kunci penting dalam mengungkap kronologi kejadian secara utuh.

Kasus ini menjadi perhatian luas publik karena melibatkan kekerasan terhadap seorang aktivis hak asasi manusia. Selain itu, keterlibatan aparat negara dalam dugaan tindak pidana ini juga menambah sorotan terhadap proses penegakan hukum.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X