Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Barat melakukan penyesuaian teknis di lapangan. Penyesuaian ini bertujuan menjaga kapasitas jalan tetap memadai.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggeser posisi barrier. Perubahan ini dilakukan agar ruang kendaraan tetap optimal selama periode mudik.
Pemerintah juga menyiapkan langkah antisipasi untuk menghadapi potensi gangguan. Sejumlah risiko seperti longsor dan pohon tumbang menjadi perhatian.
Sebanyak 40 unit alat berat disiagakan di berbagai titik. Peralatan ini digunakan untuk menangani kondisi darurat yang mungkin terjadi.
Kesiapan alat berat tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran arus mudik. Pemerintah berupaya memastikan jalur nasional tetap dapat dilalui dengan aman.
Dengan pengoperasian selama 24 jam, jalur Lembah Anai dan Sitinjau Lauik diharapkan mampu mendukung mobilitas pemudik. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran perjalanan selama Lebaran 2026.
Pemerintah terus melakukan pemantauan di lapangan selama periode mudik. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan perjalanan masyarakat berjalan lancar dan aman.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Jaga Kelancaran Mudik 2026, 522 Personel Gabungan Siaga di Jember
Mudik Tenang Hati Senang, Perhatikan 7 Checklist Wajib Ini Sebelum Meninggalkan Rumah Kosong
Cewek Solo Traveling Saat Mudik Lebaran? Mengapa Tidak, Perhatikan 7 Tips Aman Mudik Sendirian bagi Perempuan
Jelang Mudik Lebaran 2026, Lokomotif KA Menoreh yang Ringsek Usai Tabrakan di Cirebon Berhasil Diperbaiki Kurang dari 2 Bulan
Jelang Nyepi dan Mudik Lebaran, Antrian Kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk Didominasi Mobil Pribadi dan Motor