Pernyataan tersebut menuai beragam reaksi dari warganet dan seketika ramai jadi perbincangan di media sosial. Banyak yang mengaku kecewa terhadap negara yang dinilai makin tak aman, terlebih pemerintah yang dianggap 'tak peduli' dengan rakyat.
"Makan cari sendiri, kerja cari sendiri, bahkan bencana pun kita urus sendiri, keamanan dijaga sendiri lewat warga bantu warga. Bener kata Mbah Nun, Rakyat Indonesia berasa tanpa Pemerintah," curhat salah satu warganet.
"Usaha merintis sendiri dari nol, pas udah gede datang petugas pajak. Meskipun negara bubar juga MBG tetap jalan ya kan??" sindir warganet lainnya.
"Kondisi negara kita saat ini, sepertinya sudah berada dalam fase menuju "klimaks". Ketika rakyat pasrah dianggap salah, ketika melawan menjadi masalah, ketika diam tidak menyelesaikan masalah dan ketika mengkritik dianggap mencari masalah. Jika kondisi ini terus menerus dibiarkan, negara bubar hanya tinggal menunggu waktu saja..semoga ini tidak terjadi," tulis warganet lainnya.
Hingga kini, kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus masih dalam proses penyelidikan oleh aparat kepolisian.
Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) juga ikut mengecam keras aksi penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus yang dinilai menjadi ancaman serius terhadap kebebasan warga negara dalam menyuarakan kritik dan memperjuangkan hak asasi manusia.
Presiden Prabowo Subianto telah memberikan perintah untuk mengusut tuntas kasus ini dengan ditangani secara profesional dan mengedepankan scientific crime investigation.
Komisi III DPR RI juga menilai penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus sebagai kejahatan terhadap demokrasi dan negara harus memastikan perlindungan terhadap para pembela HAM agar mereka dapat menjalankan tugasnya tanpa rasa takut.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus Disorot Novel Baswedan, Polisi Telusuri Pelaku Lewat Olah TKP
PBB Turut Bersuara atas Penyiraman Air Keras kepada Aktivis KontraS Andrie Yunus di Jakarta, Desak Perlindungan bagi Pembela HAM
PBNU Angkat Suara soal Serangan Air Keras ke Aktivis Andrie Yunus, Savic Ali Minta Aparat Usut dan Lindungi Pembela HAM
Tanggapi Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Rieke Diah Pitaloka Desak Polisi Tangkap Pelaku hingga Lindungi Keluarga Korban
Dibayar Berapa? Sindiran Dennis Lim untuk Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis HAM, Ingatkan soal Kematian hingga Pengadilan Allah di Akhirat