Infantino menyatakan bahwa Piala Dunia memiliki peran penting sebagai ajang yang dapat mempertemukan berbagai bangsa di tengah perbedaan politik maupun budaya. Menurutnya, sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan masyarakat dunia.
Ia juga menekankan bahwa FIFA berharap semua negara yang telah lolos kualifikasi dapat berpartisipasi tanpa hambatan. Namun berbagai dinamika politik yang terjadi tetap menjadi faktor yang tidak dapat diabaikan.
Jika Iran akhirnya memutuskan mundur atau tidak dapat tampil, hal tersebut tentu akan menjadi salah satu peristiwa besar dalam sejarah Piala Dunia. Selain berdampak pada peta persaingan di turnamen, absennya Iran juga menunjukkan bagaimana konflik geopolitik dapat mempengaruhi dunia olahraga.
Dengan waktu yang masih tersisa sebelum turnamen dimulai, banyak pihak kini menunggu perkembangan situasi politik yang dapat menentukan apakah Iran benar-benar akan hadir di Piala Dunia 2026 atau justru absen dari panggung sepak bola terbesar di dunia tersebut.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Buntut Perang Iran Vs Israel-AS, Hiswana Migas Besuki Imbau Warga Tak Panic Buying: Stok BBM Aman
Konflik Iran-Israel Picu Panic Buying di SPBU Jember, Bupati Jember Gus Fawait: Stok Energi Jember Aman
Imbas Perang Iran Vs Israel dan AS, Pakar Kebijakan Publik Unej Sebut Stok BBM Aman Tapi Harga Bisa Melonjak
Eks Menlu Hassan Wirajuda Soroti Ketegangan Konflik Timur Tengah, Sebut Iran Tak Gampang Dikalahkan Meski Sering Diserang Negara Lain, Ini Alasannya
Heboh Panglima TNI Tetapkan Status Siaga 1 Nasional di Tengah Ketegangan Konflik AS-Israel vs Iran, Apa yang Harus Dilakukan Masyarakat?
Ngeri! Detik-Detik Langit Iran Diselimuti Awan Gelap dan Turun Hujan Asam Beracun Pasca Kilang Minyak Diserang AS-Israel, Nyawa Warga Tehran Terancam