Kamis, 4 Juni 2026

Jaga Kelancaran Mudik 2026, 522 Personel Gabungan Siaga di Jember

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Kamis, 12 Maret 2026 | 20:08 WIB
Bupati Jember Muhammad Fawait saat melakukan persiapan. (Dok Diskominfo Jember)
Bupati Jember Muhammad Fawait saat melakukan persiapan. (Dok Diskominfo Jember)

SketsaNusantara.id – Sinergi lintas instansi di Kabupaten Jember resmi diperkuat melalui dimulainya Operasi Ketupat Semeru 2026. Dalam apel gelar pasukan yang berlangsung di Alun-Alun Jember, Kamis 12 Maret 2026.

Pemerintah Kabupaten bersama TNI dan Polri menegaskan kesiapan total untuk mengawal tradisi mudik masyarakat agar tetap kondusif dan terkendali.

Fokus utama pengamanan tahun ini terletak pada pengerahan personel yang masif. Kapolres Jember, AKBP Bobby A. Condroputro, mengungkapkan bahwa ada sebanyak 522 personel gabungan diterjunkan selama 13 hari masa operasi.

Baca Juga: Gus Fawait Dorong Transformasi Puskesmas Jember Jadi Garda Terdepan yang Ramah dan Mandiri

“Tercatat, sebanyak 250 anggota Polri bertugas sebagai garda terdepan dalam penegakan hukum dan pengaturan teknis di lapangan,” ujarnya.

Lalu, sejumlah 272 personel habungan yang terdiri dari unsur TNI dan instansi terkait lainnya yang menyokong pengamanan sektor publik.

Seluruh personel ini tidak hanya berperan menjaga arus lalu lintas, tetapi juga memiliki fungsi krusial dalam memantau stabilitas harga bahan pokok serta menjamin keamanan di pusat-pusat keramaian.

Baca Juga: Bupati Gus Fawait Pastikan PPPK Paruh Waktu Jember Terima THR di Lebaran Tahun Ini

"Petugas akan disebar ke berbagai pos pengamanan strategis guna memecah kepadatan kendaraan," ucapannya.

Beberapa lokasi yang menjadi prioritas pengawasan meliputi simpang Empat Mangli yang menjadi titik vital arus keluar-masuk kendaraan, ruas Jalan Ahmad Yani dan Jalan Trunojoyo. Termasuk kawasan sekitar kampus Universitas Jember yang diprediksi padat pada sore hari.

Sementara itu, Bupati Jember, Gus Fawait, menekankan bahwa pengamanan tahun ini juga mencakup aspek ketersediaan energi.

Baca Juga: Atasi Infrastruktur, Bupati Gus Fawait Beberkan Strategi Transformasi Jalan di Jember

“Belajar dari kendala distribusi BBM di masa lalu, koordinasi ketat telah dilakukan untuk memastikan stok bahan bakar dan LPG mencukupi hingga pasca-Lebaran,” terangnya.

Selain itu, personel gabungan akan memberikan perhatian khusus pada destinasi wisata unggulan, seperti integrasi kawasan Pantai Papuma dan Watu Ulo.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X