Minggu, 19 Juli 2026

Denny Siregar Sindir Abu Janda yang Diusir dari Acara TV Gegara Berkata Kasar di Muka Publik, Felix Siauw Sebut Permadi Arya Typical Zionis NPD

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 11 Maret 2026 | 15:04 WIB
Potret Permadi Arya alias Abu Janda yang diusir paksa usai berkata kasar dalam forum diskusi di TV hingga dinilai typical zionis NPD (Instagram/permadiaktivis2)
Potret Permadi Arya alias Abu Janda yang diusir paksa usai berkata kasar dalam forum diskusi di TV hingga dinilai typical zionis NPD (Instagram/permadiaktivis2)

Abu Janda seketika menuai hujatan dari warganet dan mendapat kritik pedas dari beberapa publik figur seperti Denny Siregar dan Ustadz Felix Siauw.

Melalui akun Instagram pribadinya, Denny Siregar menilai Abu Janda tak pantas mendapat "panggung" dan diundang jadi narasumber dalam acara diskusi karena sikap emosionalnya yang dianggap bisa memperkeruh situasi.

"Terlalu bersemangat, Abu Janda diusir. Bulu ketek kalo dikasi panggung ya kayak gini," sindir Denny Siregar dalam unggahan di akun Instagram @dennysiregar.

Di sisi lain, Felix Siauw menilai Abu Janda sebagai pendukung zionis yang suka gaslighting dan manipulatif yang menjadi salah satu tanda seseorang memiliki gangguan kepribadian NPD (Narsistic Personality Disorder)

"Pagi-pagi, lihat orang marah-marah. Ada masalah apa sih sama orang yang teriak-teriak di TV? Orang ada-ada aja, tapi memang dia (Abu Janda) ini typical zionis yang suka gaslighting, terus NPD," ucapnya dikutip SketsaNusantara.id dari video yang diunggah di akun Instagram @felix.siauw pada hari Rabu, 11 Maret 2026.

Baca Juga: Maia Estianty Akui Pernah Dekat dengan Orang NPD, Sebut Ciri-Cirinya Arogan hingga Suka Selingkuh, Ahmad Dhani Auto Kena Sentil Netizen

Sebagai informasi gaslighting merupakan bentuk manipulasi psikologis dan kekerasan emosional di mana pelaku membuat korban meragukan ingatan, persepsi, atau kewarasannya sendiri.

Tujuannya adalah untuk mendominasi, mengontrol, dan membuat korban merasa bersalah dengan menggiring opini agar argumen lawannya dinilai salah oleh orang lain.

Orang dengan NPD menggunakan gaslighting untuk menghindari tanggung jawab, memutarbalikkan fakta, dan meremehkan perasaan korban. 

Hal ini persis seperti yang ditunjukkan Permadi Arya alias Abu Janda yang berulang kali menyangkal perkataan orang lain dan merasa dirinya paling benar. Abu Janda terus menerus menyangkal perkataan hingga menyebut lawan bicaranya "terlalu sensitif" atau "baper" (bawa perasaan).

Hal tersebut merupakan taktik untuk memutarbalikkan fakta dengan menunjukkan superioritas dengan tujuan agar lawan bicaranya merasa bingung, dan tidak percaya diri.

Melihat kejadian ini, Felix Siauw menyampaikan pesan agar tak menggunakan amarah dan menggunakan akal pikiran dalam bertutur kata.

"Teman-teman, yang harus kita ingat adalah jika orang itu marahnya pakai otot, maka otaknya nggak ada. Orang yang ngomongnya keras kaya begitu artinya dia udah nggak punya argumen. Untuk menutupi ketidakadaan itu, orang suka teriak-teriak," tutur Felix Siauw.

"Ini bukan hanya ngomongin dia aja, tapi juga pelajaran untuk semua orang, khususnya untuk yang suka marah-marah," pesannya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Instagram @dennysirregar, instagram @felix.siauw

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X