SketsaNusantara.id - Kepala Daerah Kabupaten Rejang Lebong tengah disorot publik usai ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin, 9 Maret 2026.
Bukan hanya Bupati, namun Wakil Bupati Rejang Lebong, Hendri Praja juga Ikut Ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di Bengkulu.
Keduanya diduga terlibat dalam kasus dugaan suap proyek pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.
Tak hanya itu, Hendri Praja yang baru setahun menjabat sebagai Wakil Bupati ini juga dibawa ke Gedung Merah Putih KPK pada Selasa pagi bersama 8 orang lainnya, termasuk Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari.
Dikutip dari akun Instagram @curup_kito, hasil pemeriksaan sementara, KPK mengungkapkan Hendri diduga tidak menerima uang dalam kasus tersebut.
Sementara itu, Fikri yang diduga menerima suap terkait proyek pengadaan kini telah berstatus tersangka.
Penangkapan tersebut membuat publik mulai menyoroti sosoknya. Dan berikut ini profil singkat Wakil Bupati Rejang Lebong Hendri Praja yang ditangkap KPK.
Profil Wakil Bupari Rejang Lebong, Hendri Praja
Dilansir dari laman resmi Pemkab Rejang Lebong, Hendri lahir di Apur 41 tahun yang lalu atau tepatnya pada tanggal 2 Februari 1985.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini sempat menghabiskan masa kecilnya di beberapa kota.
Ia pernah bersekolah di SDN 37 Apur (1992-1998), Madinatul Hadid Cilegon (1998-2000) hingga menjadi siswa di SMPN 2 Belitar (2000-2001).