Minggu, 19 Juli 2026

Di Balik Keterbatasan, Anak-Anak Papua Belajar dengan Papan Pintar: Senyum Mereka Mengalahkan Segalanya

Photo Author
Nurul Huda, Sketsa Nusantara
- Rabu, 4 Maret 2026 | 19:30 WIB
Seorang siswa Papua tersenyum bangga setelah berhasil menggambar huruf di papan pintar interaktif di kelas sederhana mereka. (Instagram @explorewith_ibuguru)
Seorang siswa Papua tersenyum bangga setelah berhasil menggambar huruf di papan pintar interaktif di kelas sederhana mereka. (Instagram @explorewith_ibuguru)

 

SketsaNusantara.id - Di sebuah ruang kelas sederhana di pelosok Papua, tersaji potret harapan yang tumbuh di tengah keterbatasan.

Sejumlah anak duduk bersila di atas lantai jerami dan rumput alang-alang kering. Ruangan itu jauh dari kesan modern.

Namun di bagian depan kelas berdiri sebuah papan pintar interaktif yang menjadi simbol kemajuan dan jendela baru bagi mereka untuk mengenal dunia.

Baca Juga: Pesawat Smart Air Ditembak OTK di Boven Digoel Papua Selatan, Pilot dan Co-Pilot Gugur, Begini Kronologinya

Dilansir SketsaNusantara.id dari akun Instagram @explorewith_ibuguru, momen tersebut memperlihatkan bagaimana teknologi hadir di ruang belajar yang sangat sederhana.

Kontras antara kondisi ruangan dan perangkat pembelajaran modern justru menegaskan besarnya semangat belajar anak-anak tersebut.

Satu per satu murid maju ke depan kelas ketika namanya dipanggil. Ibu guru menyerahkan pensil sentuh kepada anak yang mendapat giliran.

Baca Juga: Prabowo Subianto Ingin Tanam Kelapa Sawit di Tanah Papua: Supaya Ada Kemandirian!

Seorang anak berseragam putih yang mulai kusam dipadukan dengan celana pendek merah tampak melangkah penuh percaya diri. Ia bahkan harus memanjat kursi kecil agar bisa menjangkau layar papan pintar.

Dengan penuh konsentrasi, ia menggambar huruf “N” mengikuti garis panduan yang tertera di layar. Begitu guratannya tepat, layar di hadapannya bertabur bintang sebagai tanda jawabannya benar.

Senyumnya pun langsung merekah. Teman-temannya yang duduk bersila menyaksikan dengan mata berbinar, seolah turut merasakan kebahagiaan yang sama.

Anak berikutnya maju untuk menggambar huruf “D”. Hasilnya tepat, dan senyum lebar pun menghiasi wajahnya.

Setiap huruf yang berhasil digambar menjadi capaian kecil yang bermakna besar. Papan pintar tersebut tidak sekadar alat, melainkan media yang membangkitkan rasa percaya diri dan antusiasme belajar.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X