Menlu Sugiono telah menghubungi Menteri Luar Negeri Iran untuk menyampaikan keinginan Presiden dalam mendinginkan situasi dan mencegah hilangnya lebih banyak nyawa warga sipil.
"Kita menyampaikan bahwa kita menyesalkan rundingan yang terjadi kemudian gagal yang kemudian mengakibatkan terjadinya eskalasi," ungkap Sugiono.
Menlu Sugiono juga menyampaikan pesan tegas Presiden agar semua pihak kembali ke meja perundingan dan menghormati kedaulatan wilayah negara lain.
Indonesia mendesak agar kekerasan segera dihentikan demi mencegah eskalasi yang lebih luas yang dapat memicu ketidakstabilan global secara permanen.
Menlu Sugiono menyampaikan kesediaan Presiden Prabowo untuk turun tangan langsung sebagai penengah.
Indonesia kini telah menjalin komunikasi dengan pihak-pihak terkait untuk menawarkan bantuan fasilitasi dialog.
Sugiono mengungkapkan bahwa jika disetujui oleh kedua belah pihak, Presiden Prabowo bersedia bertolak ke Teheran untuk melakukan upaya mediasi guna menurunkan eskalasi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Misi Ekonomi Presiden Prabowo ke AS: Bertemu Donald Trump, Siapkan Kesepakatan Tarif Dagang dan Perjanjian Strategis Bernilai Besar
Apa itu Tradisi Meugang? Dukung Tradisi Ini, Prabowo Subianto Kirim 1.455 Sapi ke Seluruh Pelosok Aceh
Hukuman Mati ABK Fandi di Depan Mata, Hotman Paris Kirim Pesan Terbuka Minta Tolong ke Presiden Prabowo
Prabowo dan Raja Yordania Satu Suara soal Palestina, Solusi Dua Negara Dinilai Jadi Jalan Paling Adil dan Berkelanjutan
Eks Wamenlu Dino Patti Djalal Nilai Rencana Prabowo Terbang ke Teheran Tak Realistis, Singgung Hubungan Indonesia-Iran