Kamis, 4 Juni 2026

Muncul Kabar Adanya Pengembalian Dana Bantuan dari Fatayat NU, Ketua DPC PKB Ayub: Hanya Ada Miskomunikasi

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Rabu, 4 Maret 2026 | 10:56 WIB
Ketua DPC PKB saat berdialog dengan Fatayat NU (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.id)
Ketua DPC PKB saat berdialog dengan Fatayat NU (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id  - Pasca munculnya pemberitaan yang menyebutkan adanya pengembaliam dana program dari Anggota DPR RI yang diberikan ke Fatayat Nahdlatul Ulama (NU), Ketua DPC PKB Ayub Junaidi langsung merespon hal teraebut.

Dengan mengumpulkan jajaran pengurus Fatayat NU, untuk melakukan tabayun dan melihat duduk permasalahannya yang menjadi ramai, sekaligus meredam beredarnya informasi yang dinilai belum utuh di tengah masyarakat maupun di lingkungan internal organisasi.

Pertemuan tersebut difokuskan untuk menggali fakta secara langsung agar tidak terjadi kesimpangsiuran kabar.

Baca Juga: Pemkab Jember Luncurkan Program Peta Cinta, DPC PKB Jember: Ini Langkah Baik untuk Mendekatkan Pelayanan Adminduk ke Masyarakat

Ayub memandang, klarifikasi perlu segera dilakukan supaya informasi yang beredar tidak membentuk opini sepihak.

“Informasi di media sosial menyebut ada anggota DPR RI meminta program dikembalikan. Ini menjadi tanggung jawab saya sebagai ketua DPC, sehingga perlu tabayun,” tuturnya, pada Selasa 3 Maret 2026 malam.

Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa sejak awal program yang diberikan tersebut dirancang sebagai bentuk penguatan ekonomi bagi anggota Fatayat, sehingga tidak berbasis proposal saja.

Baca Juga: Syaikhona Kholil Bangkalan, Gus Dur dan Marsinah Terima Gelar Pahlawan, DPC PKB Jember: Perjuangannya Harus Diteladani

“Program ini sebenarnya baik, tujuannya memperkuat ekonomi anggota Fatayat agar tidak hanya mengajukan proposal, tetapi memiliki kemandirian usaha,” jelasnya.

Ayub menilai jika, munculnya polemik tidak terlepas dari fakta bahwa program tersebut masih tergolong baru. Karena itu, mekanisme teknis pelaksanaan serta kesepakatan kerja dinilai belum sepenuhnya dipahami oleh semua pihak yang terlibat.

Menurutnya, tahap awal implementasi sebuah program memang kerap memerlukan penyesuaian lebih intensif.

Baca Juga: DPC PKB Jember Gelar Pendidikan Kader Loyalis untuk Perkuat Militansi Generasi Muda

“Programnya masih belum benar-benar fix. Barang baru memang butuh effort lebih, sehingga wajar jika muncul kebingungan di internal,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Ayub turut menawarkan jalan keluar atas persoalan tanggungan dana yang disebut mencapai Rp25 juta. Ia menegaskan komitmennya agar program tetap berjalan tanpa membebani anggota.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X