Kamis, 4 Juni 2026

Felix Siauw Pertanyakan Konsep Prabowo Jadi Mediator Israel-AS vs Iran, Singgung Board of Peace hingga Desak Indonesia Mundur dari Dewan Keamanan

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Senin, 2 Maret 2026 | 18:00 WIB
Potret Ustadz Felix Siauw mengkritik keputusan Presiden Prabowo yang menjadi mediator di tengah eskalasi konflik Timur Tengah usai gabung Board of Peace bentukan Donald Trump (Instagram/felix.siauw)
Potret Ustadz Felix Siauw mengkritik keputusan Presiden Prabowo yang menjadi mediator di tengah eskalasi konflik Timur Tengah usai gabung Board of Peace bentukan Donald Trump (Instagram/felix.siauw)

SketsaNusantara.id - Ustadz Felix Siauw menyoroti Presiden Prabowo Subianto yang dikabarkan akan menjadi mediator di tengah konflik antara Israel dan Amerika Serikat dengan Iran.

Sebagaimana diketahui, Israel dengan dukungan Amerika Serikat telah melancarkan serangan ke Teheran pada hari Sabtu, 28 Februari 2026.

Operasi militer yang disebut berada di bawah kepemimpinan Presiden AS Donald Trump itu diklaim bertujuan menciptakan perdamaian di Timur Tengah dan menewaskan ratusan jiwa.

Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin tertinggi Islam Iran juga tewas di tengah eskalasi konflik setelah disebut-sebut menjadi salah satu target sasaran militer Israel.

Baca Juga: Sempat Dibantah, Militer Iran Konfirmasi Kematian Khamenei, Citra Satelit Kediaman Pemimpin Agung yang Luluh Lantak Pasca Serangan Israel Jadi Sorotan

Menariknya, di tengah eskalasi konflik yang kian memanas, Prabowo Subianto menyatakan kesiapan Indonesia untuk memfasilitasi dialog dan menjadi mediator guna meredakan ketegangan antara Israel-AS dengan Iran demi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif.

Langkah ini mencuri perhatian publik yang ramai jadi perbincangan hangat publik hingga menuai kritik dari Felix Siauw.

Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, pendakwah keturunan Tionghoa itu mempertanyakan konsep mediasi yang dimaksud Presiden.

Ia mempertanyakan peran Prabowo yang mendamaikan Israel dengan Iran setelah Indonesia tergabung dalam Board of Peace atau Dewan Perdamaian yang digagas Donald Trump, Presiden AS yang ikut mendukung dalam serangan ke Teheran.

Baca Juga: Presiden Prabowo di Rakornas 2024, Waspada Ancaman Perang Dunia 3 dan Pentingnya Ketahanan Nasional

"Izinnn.. Mau nanya, ini Pak @prabowo pengen jadi moderator perdamaian antara US-IL dan Iran? Maksudnya pak presiden pengen buat Board Of Peace buat damaikan mereka? Konsepnya gimana?" ucapnya dikutip SketsaNusantara.id dari video yang diunggah di akun Instagram @felix.siauw pada hari Minggu, 1 Maret 2026.

Felix menyinggung inisiatif Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian yang disebut-sebut digagas oleh Donald Trump. Menurutnya, jika Trump telah memposisikan diri sebagai mediator, maka menjadi pertanyaan bagaimana posisi Indonesia dalam skema mediasi tersebut.

"Trump kan buat Board Of Peace, artinya dia mediator perdamaian. Lalu, apa konsepnya mediator di-mediasi? Orang yang mendamaikan didamaikan karena perilakunya tidak damai? atau gimana?" ujarnya keheranan.

Dalam unggahannya, Felix Siauw juga mendesak Indonesia untuk segera keluar dari Board of Peace. Ia menilai langkah tersebut justru tidak sejalan dengan prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: instagram @felix.siauw

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X