Pihak DPRD Jember menegaskan bahwa langkah PAW pimpinan ini murni merupakan mekanisme administratif organisasi untuk menjaga stabilitas kinerja lembaga.
DPRD tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah terhadap Dedy, namun kepentingan pelayanan publik melalui lembaga legislatif harus tetap berjalan maksimal.
Fatmawati sendiri selama ini dikenal sebagai sosok legislator perempuan yang vokal dan memiliki basis massa kuat di daerah pemilihannya.
Selama duduk di kursi dewan, ia aktif menyuarakan isu-isu kesejahteraan perempuan, perlindungan anak, dan penguatan ekonomi mikro di Jember.
Penunjukan dirinya sebagai Wakil Ketua diharapkan dapat memberikan warna baru dan memperkuat sinergi antara DPRD denganPemerintah Kabupaten Jember.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Pasca Proyek Pembangunan DAM Pelimpah di Jember Ambrol, DPRD Jatim Sebut Pemenang Pekerjaan Berpotensi di Blacklist
Sektor Infrastruktur Jadi Sorotan, DPRD Jember Dukung Optimalisasi Kanal Wadul Gus E
Sidak Kios Pupuk Bersubsidi di Kecamatan Wuluhan, DPRD Jember Temukan Masalah Pasca Pemutakhiran e-RDKK
Dorong Ketahanan Pangan dan Swasembada, Komisi B DPRD Jember Pastikan Distribusi Pupuk Bersubsidi Harus Tepat Sasaran
Dorong Pelaksanaan MBG Berjalan Optimal, Ketua DPRD Jember: SPPG Harus Patuhi Standar BGN