Minggu, 19 Juli 2026

PDIP Keluarkan Surat Edaran, Larang Keras Kader Cari Untung di Program Makan Bergizi Gratis, Sanksi Pemecatan Menanti

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 28 Februari 2026 | 20:45 WIB
Hasto Kristiyanto sekien PDIP  (YouTube KOMPASTV )
Hasto Kristiyanto sekien PDIP (YouTube KOMPASTV )

SketsaNusantara.id - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan (PDIP) mengeluarkan instruksi terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Prabowo.

PDIP diketahui telah mengeluarkan aturan struktural yang sangat tegas bagi seluruh kadernya, baik yang duduk di legislatif, eksekutif, maupun pengurus partai di daerah. 

Dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV, PDIP kini  secara resmi melarang seluruh kader untuk terlibat dalam bisnis atau mengambil keuntungan pribadi dari pengadaan barang dan jasa pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga: Program MBG Bakal Jadi Booster Ekonomi Jember, Serap 15 Ribu Tenaga Kerja dan Raup Keuntungan Sebesar Rp4 Triliun

Langkah ini tertuang dalam surat edaran yang dikeluarkan dalam surat edaran tertanggal 24 Februari 2026 yang ditanda tangani Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP Komarudin Watubun.

PDIP menegaskan bahwa partai tidak mau kadernya memanfaatkan program MBG untuk mencari keuntungan.

Partai berlambang banteng ini menegaskan bahwa MBG harus benar-benar dijalankan untuk kepentingan rakyat bukan untuk ajang mencari kepentingan pribadi.

Baca Juga: Menu MBG Ramadhan Diprotes, SPPG Bekasi Barat Didatangi Emak-emak, Keluhan Viral sejak Hari Pertama Sekolah

Dalam surat edaran tersebut juga tercantum klausul bahwa kader tidak boleh, baik langsung maupun tidak langsung memanfaatkan MBG untuk mencari keuntungan finansial atau bentuk material lainnya.

PDIP juga mematikan integritas kadernya agar tak menggunakan penyalahgunaan kewenangan.

Untuk itu PDIP menegaskan bahwa jika terjadi pelanggaran terhadap kader maka siapapun tak akan ditoleransi.

Sekretaris Jenderal PDIP menegaskan bahwa partai tidak ingin program yang menyangkut hajat hidup anak bangsa ini dijadikan ajang "bancakan" atau ladang bisnis bagi para kader.

Mengingat PDIP sebelumnya melontarkan kritik keras terkait sumber pendanaan MBG yang memotong anggaran pendidikan, untuk itu partai ingin menunjukkan konsistensi dalam pengawasan.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X