Dalam mengerjakan proyek ini, @_workbyw juga melakukan pendekatan dengan keluarga almarhum KH As’ad Humam.
“Dalam proyek ini, kami bekerja sangat dekat dengan keluarga beliau dan bersama-sama kami memiliki satu tujuan yang sama,” sambungnya.
Desain yang diperbaharui bertujuan agar Iqro bisa dipergunakan oleh semua kalangan dan tidak terbatas pada usia tertentu.
“Menjadikan desain Iqro relevan untuk semua orang. Baik itu pelajar di sekolah, masyarakat urban yang sibuk di ruang publik, mau pun anak muda di kedai kopi,” katanya.
Selain itu tampilan Iqro yang cukup estetik ini diharapkan dapat menjadi benda yang bisa dibawa kemana pun untuk pembacanya.
“Semuanya bisa merasa bangga membawa buku ini kemana pun mereka pergi,” tegasnya.
Karena pada dasarnya, belajar Iqro merupakan salah satu cara dalam menuntut ilmu dan memahami ayat Alquran.
“Karena Iqro bukan hanya untuk pemula, tetapi untuk setiap pembelajar sepanjang hayat yang ingin terus memperdalam dan menyempurnakan dasar-dasarnya,” ucapnya.
Iqro edisi pertama diterbitkan pada sekitar awal tahun 1990-an dan ditulis oleh almarhum KH As’ad Humam bersama Team Tadarus Angkatan Muda Masjid-Musholla (AMM) yang berbasis di Yogyakarta.
Iqro bertujuan untuk batu loncatan bagi siapa saja yang hendak belajar membaca Alquran umumnya seperti anak TK dan SD.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
4 Fakta Kasus Mahasiswi UIN Suska Riau Dibacok oleh Temannya, Kronoloogi, Proses Hukum hingga Sikap Kampus
4 Fakta Penangkapan Budiman Bayu, Tersangka Baru Kasus Suap Impor di Ditjen Bea Cukai, Kronologi hingga Barang Bukti
Mengenal Gamis 'Bini Orang', Seragam Viral yang Bikin Lebaran 2026 Makin Anggun Geser Trend Shimmer
Digerebek, Pria Jogoroto Jombang Kedapatan Simpan Sabu dan 570 Pil Double L
Tronton Seruduk Tronton di Tembelang Jombang, Sopir Asal Kendal Dilarikan ke Rumah Sakit
Aktivis Ungkap Dugaan Pelanggaran Hukum Proses Lahan Kompensasi PT BSI, KLHK dan Satgas PKH Didesak Bertindak