Waktu pelaksanaan setelah tarawih memberi ruang lebih luas bagi warga untuk berdonor tanpa mengganggu aktivitas siang hari.
Kolaborasi dengan relawan SIBAT Desa Kepanjen serta pembukaan posko donor di kawasan strategis pusat kota turut menjadi faktor kunci keberhasilan pengumpulan kantong darah. Sinergi tersebut memperluas jangkauan layanan donor dan mempermudah akses bagi masyarakat.
PMI Jember menargetkan kegiatan donor darah malam hari akan terus digencarkan selama Ramadan.
Strategi ini diharapkan mampu menjaga kestabilan stok darah, terutama menghadapi potensi lonjakan kebutuhan medis pada masa mudik dan libur Idul Fitri.
Dengan stok 1.635 kantong darah di pekan pertama Ramadan, PMI Jember optimistis kebutuhan transfusi darah di wilayah Jember dapat terpenuhi. Upaya berkelanjutan melalui layanan jemput bola diharapkan menjaga ketahanan stok hingga akhir Ramadan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
5 Sumur Warga Tercemar Lumpur, PMI Jember Terjunkan Tim Relawan WASH untuk Pulihkan Akses Air Bersih pasca Banjir
Berkolaborasi dengan PMI Jember, TPQ Baiturrahman Al Mustafid Gelar Aksi Donor Darah saat Acara Kelulusan Santri
Status Naik Jadi Tanggap Darurat, PMI Jember Siaga Penuh Dukung Instruksi Gus Fawait, Relawan dan Armada Dikerahkan Hadapi Banjir
PMI Jember Bergerak Masif Atasi Krisis Air, Dua Desa di Rambipuji Disasar, Ratusan Kepala Keluarga Terbantu
Stok Darah PMI Jember Melimpah Jelang Ramadhan 1447 H, Capai 1.700 Kantong Berkat Strategi Masif dan Suvenir Sembako