Minggu, 19 Juli 2026

Viral di Padang Lawas Utara, Pedagang Takjil Emosi Saat Penertiban Dagangan

Photo Author
Nurul Huda, Sketsa Nusantara
- Kamis, 26 Februari 2026 | 09:30 WIB
Suasana lapak takjil di Gunung Tua saat proses penertiban berlangsung dan memicu adu argumen antara pedagang dan petugas. (X/RadioElshinta)
Suasana lapak takjil di Gunung Tua saat proses penertiban berlangsung dan memicu adu argumen antara pedagang dan petugas. (X/RadioElshinta)
 
SketsaNusantara.id - Sebuah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan momen adu argumen antara seorang pedagang takjil dan petugas penertiban di Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatra Utara.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Gunung Tua pada Senin, 24 Februari 2026, dan langsung menuai beragam tanggapan dari masyarakat.

Informasi mengenai kejadian ini dilansir SketsaNusantara.id dari unggahan akun X Radio Elshinta @RadioElshinta.
 
Baca Juga: Feri Penyeberangan di Sungai Mahakam Tenggelam, Sejumlah Kendaraan Ikut Terendam di Sebulu

Dalam penjelasan yang menyertai video, disebutkan bahwa video yang beredar di media sosial memperlihatkan adu argumen antara seorang pedagang takjil dan petugas penertiban di kawasan Gunung Tua, Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara.

Kejadian ini memperlihatkan adanya ketegangan antara aparat penegak ketertiban dan pedagang yang terdampak penertiban.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi saat petugas melakukan penertiban pedagang di area tersebut.
 
Baca Juga: 4 Fakta Mobil Lawan Arah di Gunung Sahari Jakarta hingga Diamuk Massa, Kronologi, Jumlah Korban dan Hasil Pemeriksaan Polisi

Dalam rekaman yang beredar, situasi disebut sempat memanas hingga pedagang meluapkan emosinya dengan membuang dagangan yang dijual.

Aksi tersebut menjadi momen paling disorot dalam video karena memperlihatkan respons emosional pedagang terhadap tindakan penertiban.

Dalam tayangan video, tampak lapak sederhana dengan meja dan berbagai perlengkapan jualan seperti wadah makanan dan minuman.
 
Baca Juga: Kronologi Mobil Calya Lawan Arah di Gunung Sahari Jakarta Pusat, Sempat Dikejar Polisi hingga Diamuk Massa

Di sekitar lokasi terlihat aktivitas kendaraan yang melintas, menandakan bahwa area tersebut merupakan jalur publik yang cukup ramai.

Kejadian itu disebut disaksikan oleh warga sekitar serta pengendara yang melintas di lokasi.

Peristiwa ini pun memicu diskusi luas di media sosial. Respons warganet terbelah antara mendukung upaya penertiban demi ketertiban umum dan menyayangkan pendekatan yang dinilai kurang persuasif.

Sebagian pihak menyoroti pentingnya penataan ruang publik. Hal ini mencerminkan pandangan bahwa ketertiban kawasan publik perlu dijaga agar tidak mengganggu arus lalu lintas maupun kenyamanan umum.

Namun di sisi lain, terdapat pula suara yang mempertanyakan pendekatan yang digunakan. Mengingat takjil identik dengan momen menjelang berbuka puasa, sensitivitas sosial dalam penertiban menjadi perhatian sebagian masyarakat.***
 
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X