Dalam video tersebut, seorang perempuan mempertanyakan kecukupan gizi menu tersebut bagi anak-anak. Ia menyebutkan porsi makanan yang diterima tampak minim untuk kebutuhan harian.
Setiap unggahan kemudian dipenuhi berbagai komentar dari warganet. Banyak yang mempertanyakan kesesuaian harga per porsi dan standar gizi yang seharusnya dipenuhi. Sejumlah netizen juga membandingkan menu dari daerah lain.
Beberapa komentar menyebut perlunya pengawasan ketat terhadap pelaksanaan program tersebut. Ada pula yang menilai kondisi serupa terjadi di berbagai wilayah. Kritik itu terus bermunculan di kolom komentar unggahan terkait.
Sorotan warganet menunjukkan besarnya perhatian publik terhadap program MBG. Terlebih, program ini menyasar anak-anak sekolah yang membutuhkan asupan gizi memadai. Unggahan yang viral tersebut kini menjadi bahan diskusi luas di media sosial.
Hingga kini, menu MBG Ramadan masih terus dibagikan di berbagai daerah. Publik pun menanti kejelasan standar menu, besaran porsi, serta transparansi anggaran. Perhatian itu terus berkembang seiring meluasnya sebaran video di dunia maya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Detik-Detik Mobil MBG Disoraki Siswa MTs di Tenjo Bogor, Telat Datang, Anak Terpaksa Menunggu Sebelum Pulang
Sindiran Satir Lewat Kopi Americano, Bintang Emon Soroti Polemik MBG hingga Nasib Guru Honorer, Warganet: Kenyataan Pahit Jadi WNI
Dapat Rapelan MBG Sepekan Awal Ramadhan, Ibu PAUD Unboxing Paket Berisi Roti hingga Ayam Ungkep
Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diduga Terima Teror Usai Kritik Program MBG, Soroti Dugaan Mesin Ekonomi Borjuis
Diduga Dipicu Sengketa Tanah Wakaf, Puluhan Warga Rusak Bangunan Dapur MBG di Lombok Timur