Minggu, 19 Juli 2026

Pemprov DKI Minta Maaf atas Kecelakaan TransJakarta Koridor 13, 18 Penumpang Luka Ringan

Photo Author
Nurul Huda, Sketsa Nusantara
- Selasa, 24 Februari 2026 | 13:00 WIB
Armada TransJakarta Koridor 13 di jalur layang Cipulir usai insiden yang menyebabkan 18 penumpang luka ringan.  (X/txttransportasi)
Armada TransJakarta Koridor 13 di jalur layang Cipulir usai insiden yang menyebabkan 18 penumpang luka ringan. (X/txttransportasi)
 

SketsaNusantara.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Transjakarta menyampaikan permohonan maaf atas insiden kecelakaan yang melibatkan dua armada bus di Koridor 13 (jalur layang) ruas Swadarma arah Cipulir, Jakarta Selatan, pada Senin, 23 Februari 2026.

Dalam pernyataan resminya melalui akun X @DKIJakarta, disebutkan bahwa kecelakaan tersebut melibatkan dua armada bus operator BMP 263 dan MYS 17100 di Koridor 13 (jalur layang) ruas Swadarma arah Cipulir.

Lebih lanjut dijelaskan, insiden tersebut mengakibatkan kerusakan pada bagian depan armada serta menyebabkan 18 pelanggan mengalami luka ringan.
 
Baca Juga: Kecelakaan Perdana TransJakarta Koridor 13 di Jalur Layang, Bus Ringsek Parah di Cipulir

Pernyataan tersebut menjadi klarifikasi resmi pertama dari pihak pemerintah setelah sebelumnya beredar berbagai informasi dan spekulasi di media sosial mengenai penyebab kecelakaan.

Dalam unggahan tersebut, Pemprov DKI Jakarta secara tegas menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kejadian yang menimpa layanan transportasi publik tersebut.

“Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Transjakarta menyampaikan permohonan maaf atas insiden kecelakaan yang melibatkan dua armada bus operator BMP 263 dan MYS 17100 di Koridor 13 (jalur layang) ruas Swadarma arah Cipulir, Jakarta Selatan, pada Senin, 23 Februari 2026 pagi,” tulisnya.
 
Baca Juga: 5 Fakta Kecelakaan Bus Transjakarta Koridor 13 di Jalur Layang Arah Cipulir, Kronologi hingga Penyebab

Pernyataan ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan tanggung jawab moral atas insiden yang terjadi.

Sebagai moda transportasi publik utama di ibu kota, Transjakarta memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan penumpang.

Koridor 13 sendiri merupakan jalur layang yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi perjalanan dan meminimalkan hambatan lalu lintas.

Insiden di jalur ini tentu menjadi perhatian serius karena menyangkut sistem transportasi yang selama ini diandalkan masyarakat.
 
Baca Juga: Tragedi Pelajar MTs di Tual Maluku Ramai Disorot, Benarkah Meninggal akibat Kecelakaan di Bulan Ramadhan Termasuk Mati Syahid dan Dijamin Masuk Surga?

Melalui unggahan lanjutan, Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menjelaskan langkah cepat yang telah diambil setelah kejadian.

“Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menjelaskan Transjakarta bersama petugas di lapangan telah melakukan penanganan cepat dengan mengevakuasi seluruh penumpang untuk mendapatkan pertolongan medis,” lanjutnya akun tersebut.

Langkah evakuasi cepat ini menjadi bagian penting dalam meminimalkan dampak yang lebih serius terhadap para penumpang.

Dengan adanya respons segera dari petugas, seluruh pelanggan yang terdampak dapat segera memperoleh pemeriksaan dan perawatan medis.

Pihak Transjakarta juga memastikan bahwa penanganan terhadap korban dilakukan secara menyeluruh.

“Pelanggan yang mengalami luka ringan telah memperoleh penanganan, termasuk perawatan di RS Sari Asih. Seluruh biaya penanganan medis ditanggung Transjakarta bersama operator,” lebih lanjut akun tersebut memberikan keterangan.

Pernyataan ini menunjukkan adanya tanggung jawab langsung dari pihak operator dan pengelola dalam memastikan korban tidak menanggung beban biaya pengobatan.

Selain fokus pada penanganan korban, Pemprov DKI dan Transjakarta juga menegaskan komitmen untuk menjaga standar keselamatan layanan.

“Transjakarta berkomitmen menangani situasi ini secara cepat, transparan, dan profesional, sekaligus memastikan standar keselamatan layanan tetap menjadi prioritas utama bagi seluruh pelanggan,” demikian pernyataan resminya dari unggahan akun Pemprov DKI.

Kalimat tersebut menegaskan bahwa insiden ini akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi sistem operasional Transjakarta, baik dari sisi pengemudi, armada, maupun prosedur keselamatan di jalur layang.

Kecelakaan yang terjadi pada pagi hari tersebut mengakibatkan kerusakan pada bagian depan armada.

Meskipun tidak ada laporan korban luka berat, jumlah 18 penumpang yang mengalami luka ringan tetap menjadi catatan penting.***
 
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X