Lebih jauh, asbes disebut memiliki risiko kesehatan serius. Debu dari serat asbes berpotensi membahayakan pernapasan. Paparan jangka panjang bahkan dikaitkan dengan risiko kanker.
"Pada saat patah ataupun terkena gesekan, debu dari Asbes kalau kita hirup itu mengandung serat yang berbahaya dan bisa menyebabkan kanker," terang Sugiarto.
Atap Alduro, menurutnya, telah melalui pengujian ultraviolet untuk pemakaian jangka panjang. Hasil pengujian menunjukkan tidak adanya risiko serupa. Produk ini dinilai aman digunakan untuk hunian keluarga.
Sugiarto menekankan bahwa peran atap sangat krusial dalam menentukan kenyamanan rumah. Meskipun hanya mencakup sebagian kecil dari struktur bangunan, dampaknya sangat besar. Faktor suhu, suara, dan keamanan dipengaruhi langsung oleh kualitas atap.
Ia berharap program kolaborasi ini dapat memberi manfaat nyata bagi para wartawan. Perbaikan atap diharapkan meningkatkan kualitas hunian dan kesehatan penghuni. Program ini juga diharapkan memperluas penerapan konsep ekonomi sirkular di Indonesia.
Melalui kerja sama ini, Promedia Group dan SKI berupaya menghadirkan solusi hunian yang lebih sehat. Program ini sekaligus menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan kesejahteraan insan pers.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Promedia Gelar Mediapreneur Talks Surabaya 2025, Kolaborasi Media, Tren Iklan Digital hingga Insentif Jurnalis Jadi Bahasan Utama
Hadiri Mediapreneur Talks Surabaya 2025, Senator Lia Istifhama Apresiasi Konsistensi Promedia dan Dukung Usulan Insentif Pajak bagi Jurnalis
Heboh ID Card Jurnalis Dicabut Istana, CEO Promedia: Tindakan Berlebihan Justru Merusak Citra Presiden Prabowo
Forum JPP Promedia Bahas Perang Harga, Suzuki Ungkap Strategi Pasar dan Target Zero Net Emission
Roadshow Journalism 360 Promedia Siap Hentak Bandung dan Tasikmalaya, Bahas Masa Depan Media dan Konten Digital