SketsaNusantara.id – Memasuki hari kedua operasi pencarian, tim SAR gabungan masih terus berupaya menemukan dua warga yang dilaporkan hilang di dua lokasi berbeda di Kabupaten Jember.
Hingga Senin 16 Februari 2026 sore, proses penyisiran di wilayah perairan dan daratan belum membuahkan hasil.
Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, mengonfirmasi bahwa fokus operasi saat ini terbagi untuk mencari dua korban, yakni Faruq Febriansyah (20) yang terjatuh saat memancing di Pantai Canga’an, serta Pak Dullah (76) yang diduga kuat terseret arus banjir di Bangsalsari.
Baca Juga: Tiga Bencana Terjadi dalam Sehari, BPBD Jember Catat Puluhan Rumah Warga Terdampak
"Kami telah mengerahkan personel ke beberapa titik strategis. Tim pertama berfokus di Pantai Payangan dengan menggunakan perahu, sementara tim kedua melakukan penyisiran darat menggunakan kendaraan roda dua atau motor trail di sepanjang bibir Pantai Canga’an," ujar Edy Budi Susilo.
Berdasar data BPBD, insiden pertama menimpa Faruq, pemuda asal Desa Garahan, yang terjatuh dari tebing setinggi 5 meter saat memancing pada Minggu 15 Februari 2026.
Saksi mata di lokasi sempat melihat korban meminta tolong sebelum akhirnya hilang ditelan arus laut.
Baca Juga: Banjir masih Rendam Puluhan Rumah Warga di Desa Mayangan Gumukmas, BPBD Jember Salurkan Bantuan
Sementara itu, korban kedua, Pak Dullah, diduga hanyut sejak Jumat 13 Februari 2026 di jembatan perbatasan Bangsalsari-Curahlele.
Titik terang mulai muncul saat warga menemukan sarung milik korban di Sungai Karang Semanding pada Senin pagi, menyusul penemuan sandal korban beberapa hari sebelumnya.
Edy menjelaskan bahwa tantangan utama di lapangan adalah kondisi alam yang kurang bersahabat. Ombak yang tinggi di pesisir selatan Jember menjadi hambatan serius bagi tim yang melakukan pencarian via laut.
Baca Juga: Tanamkan Budaya Siaga, Puluhan Siswa SDN Sidomulyo 03 Geruduk Kantor BPBD Jember
"Kendala utama kami adalah ombak tinggi. Hal ini menuntut kewaspadaan ekstra bagi para relawan dan petugas di lapangan," tambahnya.
Karena hasil operasi hari ini masih nihil, Edy menyatakan bahwa pencarian akan dilanjutkan pada Selasa pagi mulai pukul 08.00 WIB. Operasi esok hari direncanakan akan memperluas jangkauan hingga ke area Nanggelan.
Artikel Terkait
Libur Panjang Isra Mi’raj, BPBD Jember Perketat Pengamanan di Destinasi Wisata
Akses Jalan Desa Sukoreno Terhambat Longsor, BPBD Jember Targetkan Pembersihan Batu Besar Rampung Pekan Ini
BPBD Jember Bergerak Cepat Evakuasi Mobil Operasional yang Terperosok Akibat Longsor
Perkuat Sinergi Relawan, BPBD Jember Resmikan Posko Siaga Bencana
Satu Rumah Roboh dan Penghuni Terluka di Arjasa, BPBD Jember Bakal Beri Bantuan Material Bangunan
Dikepung Bencana dalam Sehari, BPBD Jember Terjunkan Personel ke Berbagai Wilayah
Sempat Hilang, BPBD Jember Temukan Jenazah Korban Banjir Bandang di Aliran Sungai Bedadung
Tanamkan Budaya Siaga, Puluhan Siswa SDN Sidomulyo 03 Geruduk Kantor BPBD Jember
Banjir masih Rendam Puluhan Rumah Warga di Desa Mayangan Gumukmas, BPBD Jember Salurkan Bantuan
Tiga Bencana Terjadi dalam Sehari, BPBD Jember Catat Puluhan Rumah Warga Terdampak