Kamis, 4 Juni 2026

Jatuh saat Mancing, Pemuda 20 Tahun Asal Desa Garahan Hilang Terseret Ombak di Pantai Cangak’an Ambulu, Bagaimana Nasibnya Kini?

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Senin, 16 Februari 2026 | 16:30 WIB
Tim SAR gabungan dalam pencarian Faruq Febriansyah  (Instagram @jember24jam_)
Tim SAR gabungan dalam pencarian Faruq Febriansyah (Instagram @jember24jam_)

 

SketsaNusantara.id - Suasana tenang di kawasan pesisir Pantai Cangaan, Kecamatan Ambulu, mendadak berubah menjadi kepanikan.

Seorang pemuda bernama Faruq Febriansyah (20), warga Desa Garahan, Kecamatan Silo, dilaporkan hilang setelah terjatuh dari tebing saat sedang memancing pada Minggu, 15 Februari 2026.

Dikutip dari akun Instagram @jember24jam_, kejadian bermula saat korban bersama beberapa rekannya berangkat menuju Pantai Cangaan untuk menyalurkan hobi memancing.

Baca Juga: Bak di Hawaii! Pesona Pantai Srau Pacitan dengan Pasir Putih dan Ombak Eksotis, Cuma Perlu Bayar Rp...

Mereka memilih lokasi di atas tebing yang memang dikenal memiliki spot ikan yang bagus, namun memiliki medan yang cukup terjal dan berbahaya di Pantai Cangak'an.

Kondisi medan tebing yang licin dan hempasan ombak yang kuat membuat korban kehilangan keseimbangan.

Korban diduga terpeleset saat hendak menarik kail atau berpindah posisi. Korban jatuh langsung ke area perairan yang didominasi oleh batuan karang dan arus bawah laut yang deras.

Baca Juga: 8 Motif Batik Khas Nusantara, Menggambarkan Ombak di Laut Selatan hingga Bermakna Filosofis Persatuan dan Kekuatan

Rekan-rekan korban sempat berusaha memberikan pertolongan, namun tubuh Faruq dengan cepat terseret oleh ombak besar menjauh dari tepian tebing hingga akhirnya hilang dari pandangan.

Pihak keluarga dan warga segera melaporkan kejadian ini kepada perangkat desa setempat yang diteruskan ke Polsek Ambulu serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember dan Basarnas.

Hingga saat ini, tim SAR gabungan Jember dan Banyuwangi, TNI, Polri, relawan, dan nelayan setempat masih melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian. 

Mereka mengerahkan seluruh elemen SAR dan peralatan agar segera menemukan pemuda 20 tahun asal Garahan Silo tersebut.

Kendala utama yang dihadapi tim di lapangan adalah cuaca yang tidak menentu serta tingginya gelombang laut yang membahayakan perahu penyelamat.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Instagram @jember24jam_

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X