SketsaNusantara.id – Dokter spesialis kandungan dan seksolog ternama, Boyke Dian Nugraha, tengah berbahagia atas kelulusan putrinya.
Anak pertama dr. Boyke yang bernama Dhima Paramitha Oktacynara baru saja menyelesaikan kuliah S2-nya di Universitas Indonesia.
Dhima mengambil kuliah Magisternya di Program Studi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKMUI) yang merupakan fakultas kesehatan masyarakat tertua di Indonesia.
Baca Juga: Kebahagiaan Dokter Boyke Menyambut Keberhasilan Menantu Raih Gelar Spesialis Psikiatri di FKUI
Momen membanggakan ini diunggah di akun Instagram @drboykediannugraha pada 14 Februari 2026 seperti dikutip tim SketsaNusantara.id.
Karena berasal dari program studi FKMUI, maka gelar yang diraih adalah MARS yang merupakan kepanjangan dari Magister Administrasi Rumah Sakit.
“Alhamdulilah, terimakasih Tuhan. Anak pertamaku Dhima Oktacynara menyelesaikan Magister Administrasi Rumah Sakit (MARS), dari FKMUI,” tulis dr. Boyke dikutip oleh tim redaksi.
Baca Juga: Umur Bukan Halangan! Dokter Boyke Unggah Potret Mendaki Gunung Lawu, Netizen: Lansia Terkeren...
Secara kebetulan, dr. Boyke juga merupakan seorang lulusan Uiversitas Indonesia dengan jurusan Fakultas Kedokteran (FK).
“Di tempat yang sama dengan papanya lulus 30 tahun yang lalu. Acara berlangsung di Balairung UI,” lanjutnya.
Dokter yang juga merupakan seorang aktor ini merasa bersyukur karena putri sulungnya sudah menyelesaikan perkuliahan dengan lancar.
“Selamat ya, Dhima. Ilmu tentang manajemen rumah sakit telah kamu miliki,” ucapnya.
Artikel Terkait
Akses Terputus Usai Banjir, Jembatan Apung TNI Jadi Penyelamat Warga Sawang Aceh Utara, Biaya Getek Rp20 Ribu Terpangkas
Uang Tabungan Rp10 Juta Ikut Terbakar, Kisah Sedih Kakek Rasil di Polewali Mandar yang Kehilangan Tabungan Seumur Hidup
Detik-Detik Dugaan Pelecehan Anak di Gorong-Gorong Giwangan Yogyakarta, Warga Panik dan Lalu Lintas Sempat Lumpuh
Harus Lepas Sepatu dan Dorong Motor, Kisah Guru SD di Grobogan Ini Viral di Media Sosial
Api Melalap Gelondongan Kayu di Aceh Utara, Warga Panik dan Berupaya Padamkan sejak Dini Hari
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Bupati Gus Fawait Instruksikan Seluruh Elemen Pemkab Jember Siaga Satu
Jember Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang hingga 26 Februari 2026