SketsaNusantara.id - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember menurunkan tim relawan WASH ke Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji pada Minggu, 15 Februari 2026.
Kebijakan tersebut merupakan salah satu upaya PMI dalam mempercepat pemenuhan air bersih pasca banjir yang melanda sejumlah daerah di Jember.
Aksi kemanusiaan tersebut fokus pada Dusun Krajan, di mana terdapat 5 sumur milik warga yang kondisi airnya tercampur lumpur pekat hingga tak layak dikonsumsi.
Baca Juga: Sumur Tercemar Banjir, PMI Jember Turunkan Truk Tangki dan Tandon Air untuk Ratusan Warga Nogosari
Tim yang terdiri dari 6 relawan 1 pengurus PMI Jember itu segera melakukan proses normalisasi dengan menggunakan 2 mesin penyedot dan selang spiral sepanjang 40 meter.
Salah satu warga yang terdampak mengaku merasa sangat terbantu dengan kehadiran tim relawan WASH PMI Jember.
“Kami sangat terbantu dengan keberadaan relawan PMI Jember yang melakukan normalisasi sumur,” ujar Dodik, salah satu warga yang terdampak.
Ia menambahkan, normalisasi yang dilakukan membuat warga tak lagi bingung tentang kebutuhan air bersih.
“Warga tak lagi kebingungan mendapatkan kebutuhan air bersih karena ini sangat dibutuhkan setiap hari untuk minum dan mandi,” imbuhnya.
Ketua PMI Jember, Zainollah, S.Pd mengungkapkan, normalisasi sumber air di sumur milik warga merupakan prioritas utama selama masa TDB atau Tanggap Darurat Bencana.
Baca Juga: Pulihkan Akses Air Bersih Warga, Tim WASH PMI Jember Normalisasi 20 Sumur Pasca Banjir
“Fokus kami adalah memastikan kesehatan warga terjaga. Dengan air yang kembali bersih, risiko penyakit pasca banjir dapat kita tekan seminimal mungkin,” ungkapnya.
Selain sumur milik warga, Tim WASH PMI Jember juga melakukan normalisasi sumur yang ada di masjid Baitul Dzakirin, Dusun Gumuk bago.
Artikel Terkait
Peringkat Korupsi Indonesia Turun Drastis, Mahfud MD Soroti Lemahnya Penegakan Hukum dan Dampaknya ke Investor
Detik-Detik Dugaan Pelecehan Anak di Gorong-Gorong Giwangan Yogyakarta, Warga Panik dan Lalu Lintas Sempat Lumpuh
Harus Lepas Sepatu dan Dorong Motor, Kisah Guru SD di Grobogan Ini Viral di Media Sosial
Api Melalap Gelondongan Kayu di Aceh Utara, Warga Panik dan Berupaya Padamkan sejak Dini Hari
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Bupati Gus Fawait Instruksikan Seluruh Elemen Pemkab Jember Siaga Satu
Jember Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang hingga 26 Februari 2026