SketsaNusantara.id - YouTuber Nessie Judge mendadak mengeluhkan kualitas air di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang Selatan, Banten.
Lewat akun X pribadinya, YouTuber yang pernah tinggal di Finlandia ini mengaku air di BSD terasa bau minyak.
“Ini air di BSD kenapa ya? Kok bau minyak pekat?! Is this dangerous?” tulisnya seperti dikutip dari akun @nessiejudge.
Baca Juga: Kebakaran Pabrik Plastik di Margasuka, Kota Bandung, Asap Hitam Terlihat hingga Gerbang Tol Kopo
Merespons cuitan tersebut, netizen ramai-ramai mengaitkan keluhan Nessie Judge dengan insiden kebakaran pabrik pestisida beberapa waktu yang lalu.
“Iya, itu kan ada pabrik pestisida kebakaran, terus berapa ton gitu ya larut ke sungai. Ikan pada mati, airnya bau minyak tanah, jangan dipake dulu airnya kakak,” tulis akun @in***********.
“Ada gudang pestisida yang kebakar ka. Sebaiknya hindari dulu minum/mandi dari air keran kak,” komentar @javersation.
“Dari kemarin kak, sampai warna sungainya seperti ini,” komentar akun @rama7dani disertai cuitan tentang insiden tersebut.
Pabrik Pestisida di Serpong Terbakar
Gudang pestisida di wilayah Taman Tekno, Serpong, Tangerang Selatan dilaporkan terbakar pada Senin malam, 9 Februari 2026.
Berdasarkan temuan sementara,kebakaran tersebut diduga karena arus pendek listrik di gudang.
Kebakaran ini bukan hanya menimbulkan kerugian material tapi juga menyebabkan kerusakan lingkungan.
Artikel Terkait
Banner dan Spanduk Ilegal Masih Banyak Terpasang, Satgas Infrastruktur Tata Ruang Pemkab Jember Langsung Bergerak
Daftar 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor Limbah Sawit, Ada Pejabat Bea Cukai dan Pegawai Kementerian Industri
Siapkan Ribuan Nakes dan Bentuk Satgas, Bupati Jember Gus Fawait Bakal Launching Program Home Care 14 Februari Mendatang
Sakti Wahyu Trenggono Tanggapi Sindiran Purbaya soal Dana Pembangunan Kapal, Unggahan Medsos Menteri KKP Malah Jadi Buah Bibir Warganet
Geger Penemuan Bayi Perempuan dalam Kardus di Jember, Warga Temukan Surat Berisi Identitas hingga Pesan dari Orang Tua
Kisah Perjuangan Bidan di Kecamatan Jelbuk, Bertaruh Nyawa Demi Selamatkan Ibu Hamil di Area Pegunungan