Kamis, 4 Juni 2026

Banjir masih Rendam Puluhan Rumah Warga di Desa Mayangan Gumukmas, BPBD Jember Salurkan Bantuan

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Selasa, 10 Februari 2026 | 18:50 WIB
Kondisi rumah warga yang terendam banjir. (Dok BPBD Jember)
Kondisi rumah warga yang terendam banjir. (Dok BPBD Jember)

SketsaNusantara.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember terus memantau perkembangan situasi pascabanjir yang merendam permukiman warga di Dusun Sumbersari, Desa Mayangan, Kecamatan Gumukmas.

Hingga Selasa 10 Februari 2026 siang, debit air dilaporkan mulai menunjukkan tren penurunan yang signifikan.

​Kepala BPBD Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo mengatakan, personel Tim Reaksi Cepat (TRC) telah berada di lokasi sejak pagi untuk melakukan asesmen sekaligus mendistribusikan bantuan darurat kepada warga terdampak.

Baca Juga: Tanamkan Budaya Siaga, Puluhan Siswa SDN Sidomulyo 03 Geruduk Kantor BPBD Jember

​"Berdasarkan hasil pantauan tim di lapangan hingga pukul 12.30 WIB, genangan air di rumah-rumah warga sudah berangsur surut. Meski halaman rumah masih tergenang, kondisinya jauh lebih baik dibanding hari-hari sebelumnya," ujarnya.

​Edy menjelaskan, pemicu utama banjir adalah intensitas hujan yang sangat tinggi pada Kamis pekan lalu.

Hal tersebut menyebabkan saluran irigasi Bedodo Mayangan tidak mampu menampung debit air hingga meluap ke area pemukiman.

Baca Juga: Sempat Hilang, BPBD Jember Temukan Jenazah Korban Banjir Bandang di Aliran Sungai Bedadung

​"Ketinggian air sempat mencapai 60 sentimeter di jalanan dan halaman rumah. Data sementara mencatat ada sekitar 30 rumah dengan total 90 jiwa yang terpapar genangan cukup tinggi, sementara dua rumah lainnya terdampak langsung di bagian dalam," tambahnya.

​Sebagai bentuk penanganan darurat, BPBD Jember telah menyalurkan sejumlah paket sembako untuk kebutuhan keluarga terdampak maupun untuk mendukung dapur mandiri warga serta layanan kesehatan.

​"Kami berkolaborasi dengan Puskesmas Gumukmas untuk melakukan pemeriksaan kesehatan door-to-door. Ini penting untuk mengantisipasi penyakit pascabanjir yang menyerang warga, terutama lansia dan anak-anak," jelas Edy.

Baca Juga: Dikepung Bencana dalam Sehari, BPBD Jember Terjunkan Personel ke Berbagai Wilayah

​Untuk mencegah kejadian serupa terulang, Edy menyebutkan warga setempat bersama perangkat desa dijadwalkan akan menggelar kerja bakti massal guna membersihkan sumbatan di saluran drainase.

​Menutup keterangannya, Edy menegaskan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga dan Sumber Daya Air (SDA) serta dinas terkait lainnya untuk penanganan infrastruktur pascabencana.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X